Sesosok Mayat Ditemukan Warga di Bawah Jembatan Babagan

Sabtu, 9 Maret 2019 | 13:17 WIB

Evakuasi mayat yang mengapung di bawah jembatan Babagan, masuk Desa Babagan Kecamatan Lasem pada Sabtu (9/3/2019) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

 

LASEM, mataairradio.com – Warga digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di bawah jembatan Babagan, masuk Desa Babagan Kecamatan Lasem pada Sabtu (9/3/2019) pagi tepatnya pukul 08.30 waktu setempat.

Muhammad Marwan salah satu anggota Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Rembang menyatakan bahwa dirinya mendengar informasi penemuan mayat dari radar portofon frekwensi milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Mengetahui dirinya paling dekat dengan lokasi, maka Marwan secepatnya menuju jembatan Babagan. Saat sampai di lokasi warga sudah ramai namun mayat belum dievakuasi.

Dirinya bersama tim dari Polsek Lasem kemudian mengangkat mayat ke tepi sungai kemudian memasukkan ke dalam mobil Polsek dan langsung dievakuasi ke RSUD Rembang.

“Dari jembatan dengan mayat tersebut sekitar lima meter Mas,” terangnya.

Saat ditemukan, korban tengkurap di bawah jembatan sebelah utara dan dalam kondisi menepi sehingga memudahkan untuk dievakuasi.

Marwan menambahkan ciri-ciri korban yaitu lelaki sekitar umur 60 tahun, tinggi sekitar 167 centimeter, berat badan 60 kilogram. Mayat mengenakan kaos warna coklat, celana biru pendek merek reebook, dan celana dalam merk hings. Selain itu ada ciri yang lain yaitu berupa tato gambar burung di dada korban.

“Ada tato gambar burung didada korban,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas dari korban. Namun dari hasil pemeriksaan sementara di RSUD Rembang yang dilakukan oleh dr Hilman, tidak ada tanda-tanda kekerasan saa sekali pada korban.

Dan diduga korban meninggal karena tenggelam atau terseret arus sungai.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan