Seru Warga Mbrumbung Berebut Gunungan Hasil Bumi

Sabtu, 8 Juni 2024 | 22:30 WIB

Pasar Mbrumbung di Desa Banggi, Kaliori beroperasi lagi, Sabtu (8/6/2024). Foto: mataairradio.com.


KALIORI –
Warga Dukuh Randugosong, Banggi, Kecamatan Kaliori menggelar tasyakuran atas pembukaan atau kembalinya operasional pariwisata berbasis tradisional Pasar Mbrumbung di desanya, Sabtu (8/6/2024).

Sejak pagi, warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tumplek blek larut dalam kesetuan acara.

Acara yang diawali dengan pawai gunungan hasil bumi itu diikuti oleh 500 warga lebih.

Mereka mengenakan pakaian tradisional Jawa. Mengelilingi jalanan di desa itu.

Kata Kades setempat Bathi, acara yang pihaknya gelar itu sebagai tanda sekaligus ungkapan syukur serta panjatan doa.

”Ini untuk menandai pembukaan Pasar Mbrumbung yang buka lagi,” ungkap Bathi kepada wartawan di lokasi acara.

”Sekaligus untuk ungkapan syukur dan doa semoga ke depan Wisata Pasar Mbrumbung tambah maju dan berkembang lagi,” sambungnya.

Suratni salah satu warga setempat yang hadir mengikuti acara mengaku ikut rebutan gunungan hasil bumi.

Ia mengaku mendapat seikat sayur sawi dalam tradisi berebut gunungan hasil bumi pada kesempatan itu.

Katanya, acara serupa sudah turun temurun dilakukan oleh orangtua-orang tua dahulu.

”Tadi dapat sawi. Ya ikut supada dapat berkah, syukuran. Sudah dilakukan lama, sejak dulu sama leluhur-leluhur dulu,” tuturnya.

Selama dua tahun yang lalu dilanda pandemi Covid-19 Destinasi Wisata Pasar Mrumbung di desanya menjadi vakum.

Kini salah satu wisata andalah warga Rembang itu sudah dibuka dan dikunjungi kembali okeh wisatawan.

Untuk diketahui Pasar Mbrumbung merupakan wisata berbasis tradisional.

Berkonsep pasar tradiaional era dulu dengan aneka jualan berupa makanan khas Jawa tempo dulu.

Ada 50 lebih jenis makanan khas Jawa era dulu dijual di tempat ini.

Di wisata itu, sekarang ini dibangun penambahan wahana yang lain.

Dilengkapi dengan kolam renang khusus anak-anak dan lapangan futsal.

Stan atau lapan dagang juga sudah dibenai menjadi lebih bagus dan rapi.(*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan