Sertijab, Ini “Pesan” Suko kepada Hafidz

Selasa, 23 Februari 2016 | 23:24 WIB
Suko Mardiono didampingi istrinya ketika serah terima jabatan Bupati Rembang kepada Abdul Hafidz, Selasa (23/2/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Suko Mardiono didampingi istrinya ketika serah terima jabatan Bupati Rembang kepada Abdul Hafidz, Selasa (23/2/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Serah terima jabatan Bupati Rembang dari Suko Mardiono kepada Abdul Hafidz di Pendapa Museum Kartini, Selasa (23/2/2016) pagi, diwarnai sejumlah “pesan” dari pejabat lama kepada pejabat baru.

Salah satu yang disampaikan Suko ketika memberikan sambutan adalah soal bau amis ketika memasuki Rembang, baik dari arah Surabaya maupun Semarang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup untuk mencermati (sindiran) semacam itu agar diatasi,” katanya.

Selain itu, juga soal kondisi Jalur Pantura Rembang yang relatif gelap pada malam hari. Beberapa orang sering kali mengabarinya terkait kurangnya lampu penerangan di jalur pantura setempat.

“Soal lampu penerangan, kami sudah sempat bicara langsung saat ketemu Pak Menteri Perhubungan belum lama ini,” tandasnya.

Mengenai “pesan” dari Suko tersebut, Bupati Rembang Abdul Hafidz menjawabnya dengan kalimat setengah bercanda. Menurutnya, jika Rembang tidak amis, maka tidak akan tampak kalau daerah ini adalah wilayah pantai yang kaya akan perusahaan pengolahan ikan.

“Kalau tidak amis, tidak akan tampak Rembangnya,” ujarnya.

Hafidz juga menyebut, meski amis, tetapi Rembang akan dibuat menjadi menyenangkan. Ia berjanji untuk menata kondisi instalasi pengelolaan air limbah dari perusahaan-perusahaan pengolah ikan di tepi Pantai Rembang, agar lebih baik.

“Kita akan tata betul IPAL di perusahaan-perusahaan perikanan,” tandasnya.

Penataan pantai akan dilakukan secara sekaligus dengan pembangunan wisata di sepanjang pesisir Kabupaten Rembang.

Hafidz menyebutkan, di masa pemerintahannya lima tahun ke depan, pariwisata akan menjadi salah satu fokus pembangunan.

Pada kesempatan sertijab itu, Bupati Abdul Hafidz mengucapkan terima kasih kepada Suko Mardiono, yang meskipun hanya 7 bulan menjabat, tapi banyak kerja yang dilakukan.

Setidaknya, saat menjabat dan ketika Rembang menggelar pilkada, Suko dinilainya mampu mengendalikan PNS.

Menurut Hafidz, di pilkada kemarin, kebanyakan PNS mampu bersikap netral, meski diakuinya ada beberapa yang berpihak ke salah satu calon dan itu dianggapnya wajar.

Setelah sertijab ini, Bupati mengaku akan langsung tancap gas melakukan pembangunan sesuai dengan visi dan misinya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan