Sering Bolos, Tiga Anggota Dewan Dipanggil BK

Selasa, 29 Desember 2015 | 18:39 WIB
Rekap daftar hadir anggota DPRD Rembang pada rapat-rapat paripurna pada tahun 2015. (Foto: Pujianto)

Rekap daftar hadir anggota DPRD Rembang pada rapat-rapat paripurna pada tahun 2015. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang akan memanggil tiga orang legislator yang sering membolos dari sidang paripurna.

Tiga orang legislator itu, dua di antaranya dari Fraksi Partai Gerindra dan satu lainnya dari Fraksi Partai Demokrat.

Ketua BK DPRD Rembang Gatot Paeran, Selasa (29/12/2015) siang mengungkapkan, ketidakhadiran tiga orang legislator itu sudah melebihi ambang batas karena telah 7 kali membolos, berdasarkan rekap daftar hadir di sekretariat DPRD.

“Kami sudah sempat mengonfirmasi ketiganya secara lisan,” ujarnya.

Hasilnya, mereka mengaku tidak berturut-turut 7 kali membolos, dengan dalih pernah mengikuti salah satu persidangan di sela-selanya, tapi tidak membubuhkan tanda tangan di daftar hadir.

“Untuk lebih memastikan, kami akan memanggil ketiganya untuk dikonfrontir, Rabu (30/12/2015) besok,” katanya.

Sementara itu mengenai potensi sanksi yang akan diberikan BK kepada tiga anggota dewan itu, Gatot mengaku masih perlu mendalami.

Padahal di tata tertib DPRD, bolos 6 kali berturut-turut saja dari rapat-rapat paripurna, sudah termasuk melebihi batas dan dikenai sanksi.

Gatot yang merupakan anggota Komisi A DPRD Rembang mengaku perlu menimang dulu sanksi yang akan dikenakan; apakah ringan, sedang, atau berat.

“Kami tidak mau gegabah menentukan sanksi. Sebab kadang anggota dewan yang mengikuti persidangan lupa tidak mengisi presensi,” katanya.

Di tata tertib DPRD, menurut Gatot, tidak ada sanksi misalnya pengurangan gaji terhadap legislator yang doyan bolos. Sanksi paling berat adalah pemecatan.

“Untuk ini, kecenderungannya sekadar peringatan,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter mataairradio dan sesuai dengan rekap daftar hadir rapat paripurna dari pihak Sekretariat DPRD Rembang, 2 anggota dewan dari Gerindra itu adalah Heri Kurniawan dan Ayu Ardiyah Mayasari, sedangkan dari Demokrat Imro’atus Solichah.

Jika merujuk ketentuan Pasal 104 Ayat 1 huruf c yang lebih lanjut diatur pada Pasal 104 Ayat 2 huruf d, anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat paripurna dan atau rapat alat kelengkapan DPRD yang menjadi tugas dan kewajibannya sebanyak 6 kali berturut-turut, diberhentikan antarwaktu.

Beberapa pihak menilai aturan main soal kehadiran anggota DPRD sudah longgar. Apalagi jika misalnya anggota dewan bolos 5 kali berturut-turut, lalu hadir, maka penghitungan jumlah bolos akan diulang lagi dari nol. Itu pun menurut riwayat selama ini, rapat dewan kerap dinodai tak kuorum.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan