Seorang Pemuda Di Sale Dikeroyok Hingga Babak Belur

Minggu, 7 Oktober 2018 | 15:24 WIB

Bayu Asmoro Agung (30), Warga RT 1 RW 1 Dukuh Ngablak Desa Mrayun Kecamatan Sale yang menjadi korban pengroyokan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab, pada Jumat (5/10/2018) malam. (Foto: mataairradio.com)

SALE, mataairradio.com Bayu Asmoro Agung (30), seorang pemuda Warga RT 1 RW 1 Dukuh Ngablak Desa Mrayun Kecamatan Sale dikeroyok oleh sekelompok orang,  hingga babak belur, pada Jumat (5/10/2018) malam.

Sugiyanto, bapak korban mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polsek Sale.

Namun, hingga kini pihaknya belum menerima hasil tindak lanjut laporan tersebut.

“Saya sudah melaporkan ke Polsek Sale tadi malam. Tapi belum ada hasil laporannya,” ujarnya, saat dihubungi mataairradio.com, pada Ahad (7/10/2018) siang.

Ia mengungkapkan, akibat aksi pengroyokan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggung jawab, anaknya mengalami luka lebam di bagian kepala dan pinggang.

Saat ditanya lebih lanjut, Sugiyanto tidak bisa menjelaskan secara detail kronologi pengroyokan terhadap anaknya. Sebab, hingga saat ini sang anak masih belum sadarkan diri dan masih dirawat di RSUD Rembang.

“Saya kurang tahu persis Kronologinya. Belum ada informasi dari Polsek. Anak saya juga belum sadar, masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan