Senggolan, Pemotor Karyawan Koperasi Lasem Tewas

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 18:42 WIB
Seorang pemotor tewas setelah terjatuh dari kendaraan diduga bersenggolan dengan pemotor lainnya terjadi di Jalur Pantura wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (17/10/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Seorang pemotor tewas setelah terjatuh dari kendaraan diduga bersenggolan dengan pemotor lainnya terjadi di Jalur Pantura wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (17/10/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

LASEM, mataairradio.com – Seorang pemotor tewas setelah terjatuh dari kendaraan dan kepalanya terbentur badan jalan, diduga bersenggolan dengan pemotor lainnya.

Insiden kecelakaan itu terjadi di Jalur Pantura wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (17/10/2015) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban bernama Mustari (48), warga Desa Sendangasri Kecamatan Lasem. Dia menunggang sepeda motor jenis Honda Supra X berwarna merah-hitam bernomor polisi K 3523 SD.

Kepala Pos II Lalu Lintas Lasem Ipda Heri Yulianto menyatakan korban diduga senggolan dengan pemotor lain di belakangnya, sehingga jatuh.

“Pemotor lain itu adalah penunggang Honda Mega Pro yang diduga sama-sama melaju dari arah timur,” tuturnya.

Usai kecelakaan, Honda Mega Pro itu ditinggal di lokasi kejadian, sedangkan pengendaranya dikabarkan menumpang kendaraan lain untuk berobat di Puskesmas Lasem.

“Tetapi kami cari di Puskesmas Lasem, bahkan ke RSUD Rembang dan RSI Arafah, tetapi tidak kami temui di sana,” ungkapnya.

Menurut Ipda Heri, dari data yang dihimpun polisi, korban bekerja di sebuah koperasi di Lasem. Dia menyatakan tidak paham persis nama dari koperasi, tempat korban bekerja.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala,” tegasnya.

Pihak Pos II Lasem menduga, korban bersenggolan karena sama-sama melaju dengan kecepatan lumayan tinggi. Sementara, lokasi kejadian itu merupakan tikungan semu.

“Dari kejauhan tampak jalan lurus, tetapi sejatinya menikung. Diduga, salah satu pemotor mengira jalan itu lurus,” tandasnya.

Ipda Heri menyatakan mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Baik Supra X maupun Mega Pro, diamankan di Pos II Lalu Lintas Lasem.

“Kami masih mencari identitas sekaligus keberadaan pesepeda motor Mega Pro. Kabarnya orang Leran, tetapi masih kami dalami,” katanya.

Kepala Desa Sendangasri Amin mengonfirmasi, Mustari adalah salah satu warganya di RT 9 RW 3.

Korban bekerja di Koperasi Veteran di Lasem dan ketika kejadian diduga dari lapangan dan hendak menuju kantor.

“Iya. Itu (Mustari) warga kami di RT 9 RW 3. Mungkin mau balik ke kantornya. Saya tadi dikabari, terus ke lokasi juga,” katanya.

Mustari meninggalkan seorang istri dan dua orang anak; perempuan dan laki-laki. Yang perempuan sudah menikah, tetapi yang laki-laki masih bujang.

“Korban dimakamkan Sabtu (17/10/2015) petang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan