Sendangasri Gencar Kenalkan Kesenian Jawa

Kamis, 7 Januari 2016 | 14:10 WIB
Sanggar Asri Budaya di Desa Sendangasri Kecamatan Lasem. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Sanggar Asri Budaya di Desa Sendangasri Kecamatan Lasem. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

LASEM, mataairradio.com – Desa Sendangasri Kecamatan Lasem sedang gencar mengenalkan kesenian jawa kepada warganya, meskipun fasilitas penunjang di daerah itu belum memadai, lantaran minimnya dana pendukung.

Amin, Kepala Desa Sendangasri mengaku sudah memiliki sanggar kesenian, tetapi peralatan penunjang seperti gamelan dan sarana guna membuat wayang kulit, belum ada.

“Karena sanggar itu kini sudah punya 50 siswa, kami berharap perhatian Pemerintah, agar desa kami bisa jadi ‘Solo’-nya Rembang,” ujarnya.

Pihak desa sebenarnya sudah menyikapi kendala peralatan itu melalui kerjasama dengan warga yang memiliki alat musik untuk karawitan.

Namun ia berpendapat, penyikapan semacam itu tidak bisa berlangsung secara terus menerus. Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah.

“Kalau pinjam terus, sungkan. Inginnya ada perhatian dari Pemerintah, agar desa kami juga jadi desa wisata,” terangnya.

Apalagi saat menggelar Festival Sendangasri tahun kemarin, warganya disebut antusias, sekaligus menjadi momentum melestarikan budaya jawa di kabupaten ini.

Soal kemungkinan memakai dana desa, Amin menyebut bahwa dana itu sudah di-ploting untuk pembangunan infrastruktur.

“Ada bayangan mau pakai dana desa. Tapi boleh atau tidak. Lagi pula, ini sudah kita ploting dananya untuk infrastruktur,” tandasnya.

Sesepuh Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem Ernantoro menyebut Sendangasri sebagai desa yang sedang tumbuh untuk terus melestarikan seni budaya jawa.

“Selain kesenian wayang, Sendangasri punya potensi lain seperti seni tari dan ketoprak,” ujarnya.

Jika terus diperhatikan dan didukung munculnya antusiasme dari warga, maka Ernantoro menilai Sendangasri bisa diandalkan sebagai desa budaya di Kabupaten Rembang.

“Potensi ini sekaligus memperkokoh Lasem sebagai Kota Pusaka,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan