Semburan Gas Berbau Belerang Terjdi Di Dowan

Senin, 9 November 2020 | 19:27 WIB

Garis polisi dipasang di sekitar semburan berupa gas dan berbau seperti belerang terjadi di Desa Dowan, Kecamatan Gunem, pada Senin (9/11/2020). (Foto: mataairradio.com)

 

GUNEM, mataairradio.com – Semburan berupa gas berbau seperti belerang disertai suara desisan terjadi di Desa Dowan, Kecamatan Gunem, pada Senin (9/11/2020) siang.

Hingga petang 16.30 WIB semburan gas disertai suara desisan masih berlangsung. Suara desisan berbau seperti belerang itu terdengar hingga radius 10-15 meter.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Pramujo memperkirakan, gas tersebut berpotensi menimbulkan api, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak menyalakan api di dekat lokasi semburan gas.

Ia menjelaskan, peristiwa itu berawal dari proses pengeboran sumur yang dilakukan oleh Rondi di tanah milik Suwandi warga RT 04 RW 03 Desa Dowan Kecamatan Gunem.

Diungkapkannya, proses pengeboran sumur itu sudah berlangsung selama dua hari, sejak Ahad (8/11/202).

“Dilanjutkan pada hari Senin tanggal 09 November 2020. Pada pukul 08.00-12.00 WIB, pada kedalaman sekitar 30 meter, sumur mengeluarkan air lumpur dan mengeluarkan gas berbau belerang dengan disertai suara mendesis,” terangnya.

Pramujo menambahkan, sebagai upaya pengamanan, pihaknya sudah memasang pipa di lokasi semburan untuk mengalirkan gas ke posisi yang lebih tinggi.

“Selain itu, dari pihak Polsek Gunem juga melakukan sterilisasi lokasi dengan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian,” imbuhnya.

Rencananya pihak Balai ESDM Provinsi Jawa Tengah akan datang ke lokasi semburan gas berbau belerang, untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada Selasa, (10/11/2020).

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan