Sembilan Calon Haji Rembang Tak Lunasi BPIH

Rabu, 1 Juli 2015 | 14:55 WIB
Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia. (Foto:gresnews.com)

Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia. (Foto:gresnews.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sembilan calon haji asal Rembang tidak melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji atau BPIH reguler tahap pertama yang ditutup Selasa (30/6/2015) sore kemarin.

Dari total 698 calon haji, 689 orang saja yang lunas. Sembilan yang tidak melunasi itu di antaranya karena sakit.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Rembang Shalehudin mengaku belum tahu apakah yang tidak lunas ini akan langsung diundur keberangkatannya menjadi pada tahun berikutnya atau bisa melunasi di tahap kedua.

“Jangan-jangan nanti di tahap kedua, nama mereka yang tak melunasi BPIH reguler tahap pertama, muncul. Seperti yang terjadi tahun lalu. Jadi kami belum bisa pastikan (diundur atau tidak),” terangnya kepada mataairradio.

Setelah masa pelunasan BPIH reguler tahap pertama berakhir, Kantor Kementerian Agama Rembang akan bersiap memantau tahap yang kedua.

Calon haji yang masuk tahap ini adalah mereka yang masuk formasi tahun ini, tetapi sudah pernah berhaji, sehingga terkena pemangkasan.

“Nama mereka dimungkinkan muncul lagi di sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu,” bebernya.

Selain mereka, calon haji berusia di atas 70 tahun dan mendaftar sebelum Januari 2013, juga termasuk tahap kedua.

Pelunasan BPIH bagi gelombang atau tahap kedua dimulai tanggal 7-13 Juli nanti. Setelah tahap kedua, baru berhitung cadangan.

“Termasuk penggabungan mahram juga masuk di tahap kedua. Setelah di tahap kedua ini masih ada sisa (kuota), yang cadangan baru bisa masuk,” kata dia.

Hingga Rabu (1/7/2015) ini, jumlah calon haji yang masuk daftar cadangan sebanyak 48 orang. Dari jumlah itu sudah 43 orang yang melunasi BPIH.

“Kami tidak bisa memastikan berapa dari calon haji di daftar cadangan yang bisa berangkat,” tegasnya.

Shalehudin mengaku menunggu terpenuhi atau tidaknya kuota haji di Jawa Tengah setelah dibuka gelombang atau tahap kedua itu.

“Jika memang kuotanya masih kurang, baru akan diambilkan dari daftar cadangan,” imbuhnya.

Di Rembang sendiri, ada sekitar 12.000 calon haji di daftar tunggu atau antrean hingga 2030.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan