Seluruh Jemaah Haji Rembang Diperkirakan Pulang Sesuai Jadwal

Rabu, 12 September 2018 | 19:56 WIB

Calon jemaah haji Rembang keloter 62 dan 63 sudah tiba di Asrama Haji Donohudan-Boyolali, pada Jumat (3/8/2018). (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairadio.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Athoillah Muslim memperkirakan seluruh jemaah haji Kabupaten Rembang pulang sesuai jadwal yang ditentukan.

Hingga hari ini, Rabu (12/9/2018) seluruh jemaah haji dalam kondisi sehat dan sedang menyelesaikan salat arbain atau shalat sebanyak 40 rakaat di Madinah.

Ia menyebutkan, hanya saja sebelumnya ada sebanyak dua jemaah haji asal rembang yang minta dipulangkan lebih awal.

“Sesuai jadwal yang ditentukan jemaah haji keloter 62 dan 63 tiba di Tanah Air pada Sabtu (15/9/2018) pukul 15.25 dan 19.25 WIB.

Sedangkan jemaah haji keloter 64 pulang ke Tanah Air pada Ahad (16/9/2018) pukul 03.25 WIB,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada keluarga jemaah haji supaya tidak perlu menjemput hingga ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Karena dikhawatirkan akan menghambat proses pendataan oleh petugas haji.

“Kami telah memfasilitasi penjemputan bagi seluruh jemaah haji. Kami akan jemput dan antarkan pulang hingga di Kecamatan masing-masing,” ujarnya.

Kemenag Rembang telah menyiapkan 21 armada bus untuk menjemput seluruh jemaah haji.

Sebelumnya, dua orang jemaah haji keloter 63 dari Kabupaten Rembang dipulangkan lebih awal, karena kondisi keduanya agak sakit dan minta dipulangkan.

Dua jemaah haji yang tersebut adalah Darji Ngardjo Rasio dan Ngasirah Ragiman Nadiso, warga RT 3 RW 1 Desa Tulung Kecamatan Pamotan.

Akhirnya mereka pulang lebih awal bersama dengan jemaah haji keloter 24 dari Kabupaten Bantul, pada Selasa (4/9/2018) sekitar pukul 16.30 WIB.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan