Dua Sekolah di Jalur Alternatif Rembang Dibobol Kawanan Maling

Tuesday, 15 July 2014 | 15:38 WIB
Suasana laboratorium komputer SMK Negeri 1 Sumber setelah dibobol kawanan maling pada Selasa (15/7) dini hari. (Foto :Pujianto)

Suasana laboratorium komputer SMK Negeri 1 Sumber setelah dibobol kawanan maling pada Selasa (15/7) dini hari. (Foto :Pujianto)

SUMBER, MataAirRadio.net – Dua sekolah yang berada di jalur alternatif Sulang-Sumber, dibobol oleh kawanan maling pada Selasa (15/7) dini hari. Dua sekolah ini masing-masing SMK Negeri 1 Sumber dan SMP Negeri 2 Bulu, yang berada dalam satu ruas jalan. Total puluhan jeroan komputer dan monitor dicolong, sehingga nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kawanan maling yang berjumlah sekitar lima orang pertama kali diduga beraksi di SMK Negeri 1 Sumber, sekitar jam satu dini hari. Plt Kepala SMKN 1 Sumber Subarkah menuturkan, seorang penjaga sekolah sebenarnya sempat mengetahui aksi para pelaku. Namun yang bersangkutan memilih sembunyi di Ruang TU karena menganggap konyol kalau melawan mereka. Apalagi satu lagi rekan penjaga, tidak masuk kerja karena mengurus anaknya yang sakit.

Setelah mecongkel jendela dan membobol teralis, kawanan pencuri mengeluarkan 25 unit CPU komputer dan 19 monitor dari laboratorium komputer, ke areal belakang sekolah. Namun mereka hanya mengambil masing-masing jeroan dari delapan CPU dan monitor yang bermerek. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp15,5 juta.

Setelah menggasak jeroan komputer milik SMK Negeri 1 Sumber, kawanan maling ini diduga bergeser ke arah timur dan menyatroni SMP Negeri 2 Bulu yang berjarak sekitar lima kilometer. Di SMP ini, kawanan pelaku mencuri 14 dari 15 unit CPU dan 11 dari 15 monitor milik sekolah.

Kepala SMP Negeri 2 Bulu Sukarmin menuturkan, sekolahnya dibobol kawanan maling antara jam tiga hingga jam empat dini hari. Menurut pengakuan dua orang penjaga sekolah, keduanya meninggalkan sekolah untuk makan sahur sekitar jam tersebut. Letak rumah keduanya dengan sekolah memang dekat.

Kawanan pelaku mencongkel pintu dari tiga ruang masing-masing ruang guru, ruang tata usaha, dan laboratorium komputer. Namun pihak sekolah masih menghitung kerugian material yang timbul akibat pembobolan SMP Negeri 2 Bulu. Melihat jumlah ruang yang dibobol, pelaku diperkirakan lebih dari tiga orang.

Atas dua kejadian tersebut, aparat kepolisian masing-masing sektor dan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai kasus pembobolan sekolah ini.

Yang jelas, di Kabupaten Rembang, kasus pembobolan sekolah dengan sasaran jeroan komputer dan perangkat elektronik berharga, tidak kali ini saja terjadi. Kali terakhir, kawanan maling membobol SMA Negeri 1 Pamotan pada 19 September 2013 silam. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan