Sebuah Rumah Rusak Akibat Longsor Di Banyuurip

Sabtu, 9 Maret 2019 | 13:36 WIB

Warga dibantu petugas Koramil Pancur, Polsek Pancur dan BPBD Rembang bergotong royong membantu mendirikan kembali rumah Sunardi di lokasi yang sama. (Foto: mataairradio.com)

 

 

PANCUR, mataairradio.com – Sebuah rumah di Desa Banyuurip Kecamatan Pancur rusak total akibat longsor pada Jumat (8/3/2019) malam tepatnya pukul 19.00 waktu setempat.

Kamadi Kepala Desa setempat menyatakan sempat bingung terkait penyebab longsor tanah tersebut, sebab malam itu cuaca cukup cerah dan tidak ada hujan sama sekali walaupun sehari sebelumnya Desa Banyuurip diguyur hujan sangat deras.

Namun demikian pihaknya juga bersyukur karena kejadiannya masih sore sehingga penghuni rumah belum tidur dan masih sempat menyelamatkan diri. Sehingga kerugian yang diderita hanyalah kerugian materiil dan tidak ada korban jiwa.

Korban atas nama Sunardi adalah warga asli Banyuurip Rt 02 Rw 01.

Kamadi memperkirakan bahwa penyebab longsor adalah masuknya air ke sela-sela akar tanaman petai yang berada di atas rumah tersebut sehingga tanah yang menopangnya kemudian tidak kuat menahan dan mengakibatkan longsor.

“Sebelumnya tidak pernah kejadian longsor di lokasi tersebut Mas,” terangnya.

Pasca mendengar informasi adanya rumah yang tertimbun longsor pihak Pemerintah Desa bersama warga kemudian bekerja sama untuk membersihkan lokasi karena rencananya pihak korban akan mendirikan kembali rumah di lokasi tersebut.

Kamadi menambahkan bahwa pihak Pemdes juga dibantu oleh Koramil, Polsek Pancur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang.

“Alhamdulillah banyak pihak yang membantu pak Sunardi,” ungkapnya.

Dari pantauan reporter mataairradio di lokasi kejadian, tampak warga bergotong royong membantu mendirikan kembali rumah Sunardi di lokasi yang sama.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan