Satu Anggota DPRD Rembang Tutup Usia

Kamis, 9 Agustus 2018 | 20:04 WIB

Gedung DPRD Kabupaten Rembang. (Foto: Arif Bahtiar)

 

 

PAMOTAN, mataairradio.com – DPRD Rembang kehilangan salah satu anggotanya yaitu Catur Winarto (46) karena tutup usia pada Rabu (8/8/2018) malam tepatnya pukul 18.00 waktu setempat di RSI Sultan Agung Semarang.

Politisi senior asal partai Golkar dan merupakan anggota DPRD Rembang tiga periode ini dikabarkan menderita penyakit komplikasi sebelum meninggal.

Jenazahnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Kepoh Agung Kecamatan Pamotan pada Kamis (9/8/2018) pagi sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Puji Santoso salah satu koleganya di DPRD Rembang mengingat almarhum adalah salah satu politisi yang sangat luar biasa baik secara kinerja maupun pemikiran.

“Yang berkesan bagi saya, kita berdebat dan rapat bersama sampai pukul tiga pagi untuk membahas sebuah rancangan undang-undang,” terang politisi Partai Gerindra ini

Almarhum juga dikenal sebagai politisi yang mementingkan rakyat, bahkan saat sakit tetap melakukan kerja-kerja kedewanan seperti pengawasan dan rapat-rapat.

Yusuf Hadi Setiaawan, Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Rembang mengaku saat ini Partai Golkar sedang berduka karena kehilangan anggota yang sangat berpengaruh.

Menurutnya almarhum merupakan sesepuh sekaligus mentor bagi politisi-politisi muda Partai Golkar.

Disinggung terkait pergantian antar waktu (PAW), Yusuf menolak berkomentar karena masih suasana duka dan dianggap kurang bijaksana jika membahas hal tersebut.

“Kalau pertanyaannya tentang PAW nanti dulu Mas, kayaknya kok kurang bijak karena ini masih suasana berkabung,” tegasnya.

Di gedung DPRD Rembang, Partai Golkar memiliki tiga kursi, yang tergabung dalam satu fraksi dengan PKS dengan satu kursi. Sedangkan masa kerja DPRD Rembang masih 12 bulan lagi dan akan habis bulan Agustus tahun depan.

Catur sendiri terpilih menjadi legislator pada daerah pemilihan (Dapil) Pamotan-Sale.

 
Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan