Satpol PP Rembang Butuh Personel Perempuan

Kamis, 11 Januari 2018 | 17:15 WIB

Penertiban PKL di selatan Alun-alun Rembang, baru-baru ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang membutuhkan personel perempuan.

Kehadiran tenaga perempuan diperlukan ketika Satpol PP harus turun melakukan razia ketertiban pedagang kaki lima yang kebanyakan kaum hawa.

“Personel polisi pamong praja perempuan juga dibutuhkan saat pengamanan aksi unjuk rasa,” kata Waluyo, Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang.

Hingga Kamis (11/1/2018) ini, pihaknya memiliki enam regu. Kesemuanya beranggotakan laki-laki.

“Satu regu terdiri atas sembilan orang. Semuanya laki-laki. Kita butuh paling tidak satu orang personel perempuan di tiap regu, jadi butuh enam orang personel perempuan,” katanya.

Heru Susilo Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada Satpol PP Rembang mengaku kurang leluasa ketika harus melakukan penertiban kos-kosan dan warung kopi.

Pasalnya, dua sasaran penertiban itu dihuni oleh kaum perempuan.

“Laki-laki nggak masalah akan lebih luwes kalau petugasnya juga perempuan,” katanya.

Meski demikian, selama ini, pihaknya tetap bertugas secara total dalam penertiban.

Namun ia membenarkan, jumlah personel Satpol PP yang terbatas, memengaruhi kinerja satuan.

Menurut catatan, Satpol PP Rembang diperkuat oleh 110 personel. Namun yang khusus untuk polisi pamong praja hanya 64 orang.

Sisanya merupakan personel pemadam kebakaran dan Linmas.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan