Satpol dan Panwas Kerepotan Tertibkan Bahan Kampanye

Senin, 23 November 2015 | 17:31 WIB
Penertiban pamflet kampanye oleh pihak Panwas Pilkada dan Satpol PP Rembang, Senin (23/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Penertiban pamflet kampanye oleh pihak Panwas Pilkada dan Satpol PP Rembang, Senin (23/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Panwas Pilkada Rembang, Senin (23/11/2015) pagi, kerepotan menertibkan bahan kampanye yang menempel di pal listrik dan tiang kabel telepon.

Menurut Kepala Seksi Penegak Perda pada Satpol PP Rembang Sudarno, kerepotan itu karena pamflet kampanye dipasang dengan mengelem atau menyetaplesnya, sehingga sulit dilepas.

“Jika pun pamflet terlepas karena dirobek paksa, bekasnya meninggalkan kesan kumuh,” katanya.

Pamflet yang dipasang dengan mengelemnya di pal listrik atau tiang kabel telepon atau yang dipasang dengan menyetaplesnya di pohon, dijumpai antara lain di Jalan Pantura Rembang.

Pihak Satpol PP membuang langsung pamplet yang sudah dirobek paksa ke tempat sampah.

Emet Kurniawan, Ketua Panwascam Rembang menyebutkan, memasang pamflet dengan menyetaples di pohon atau mengelem di pal listrik atau tiang kabel telepon, menjadi tren baru, yang sama-sama menyulitkan ketika dilakukan penertiban.

“Memasang pamflet kampanye dengan menyetaplesnya di pohon atau mengelemnya di pal listrik, juga sama-sama melanggar aturan dan merusak keindahan kota karena meninggalkan bekas,” terangnya.

Ia menegaskan, pamflet kampanye mestinya dibagikan kepada peserta kampanye ketika rapat terbuka, tidak ditempel secara liar. Ketentuan itu sudah sering kali diserukan kepada tim kampanye, sehingga ada indikasi mereka sengaja melanggar.

Pamflet kampanye yang ditertibkan, hampir semuanya milik pasangan calon kepala daerah nomor urut 1 dan 3, yakni Hamzah Fatoni-Ridwan dan Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto. Penertiban itu belum menuai komplain dari pihak pasangan calon.

Pihak Satpol PP menegaskan, Jalur Pantura Rembang menjadi salah satu kawasan yang semestinya bersih dari pemasangan bahan dan alat peraga kampanye Pilkada. Aturan ini tercantum dalam peraturan bupati yang wajib diindahkan oleh setiap pasangan calon.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan