Ceceran Sampah di Belakang RSUD Rembang Bikin Kumuh

Senin, 20 Januari 2014 | 16:08 WIB
 Ceceran sampah di belakang kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang membikin kumuh lingkungan. (Foto:mataairradio.net)

Ceceran sampah di belakang kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang membikin kumuh lingkungan. (Foto:mataairradio.net)

REMBANG, MataAirRadio – Ceceran sampah di belakang kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang membikin kumuh lingkungan. Selain berceceran di jalan, sampah di sekitar kontainer juga menimbulkan bau menyengat sehingga mengganggu pelalu-lintas.

Kumuhnya lingkungan setempat bermula ketika kontainer yang awalnya berada di pojok timur selatan Lapangan Borotugel Kabongan Kidul, dipindah. Pemindahan kontainer ketika itu lantaran ada pembuatan taman kota di sekeliling lapangan.

Abidin, warga setempat awalnya mengira pemindahan tersebut hanya bersifat sementara dan akan dicarikan tempat lain begitu pembuatan taman kota selesai. Namun sudah tiga bulan ini, kontainer tak kunjung dipindah.

Pengangkutan sampah memang rutin dilakukan. Namun kapasitas kontainer tidak sebanding dengan banyaknya sampah yang dibuang oleh warga. Akhirnya, ada yang hanya dibuang begitu saja di dekat kontainer.

Kepala Bidang Kebersihan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Abdul Rokhim mengakui kontainer sampah dipindah untuk sementara lantaran ada pembuatan taman kota, beberapa waktu lalu.

Dia pun mengakui, kontainer belum dipindah lagi ke tempat lain yang lebih tepat karena pihaknya menunggu petunjuk dari Pemerintah Desa Kabongan Kidul. Sejauh ini belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai lokasi baru.

Rokhim mengklaim, ceceran sampah di sekitar kontainer sudah rutin dilakukan. Namun dia berharap kepada warga agar tak lagi membuang sampah di dekat kontainer. Sebenarnya kontainer sampah itu telah diminta dipindahkan ke wilayah Krapyak. Namun pihak Desa Kabongan Kidul menyatakan masih menghendakinya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputro mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima komplain dari pengunjung mengenai bau dari sampah, persis di belakang kompleks rumah sakit.

Meski demikian, Giri mengakui, keberadaan kontainer sampah itu mengganggu keindahan dan kenyamanan rumah sakit. Dia mengharapkan, kontainer dipindah dan dicarikan lokasi lain yang lebih tepat. Lagi pula, kontainer sampah berada di depan taman kota. (Pujianto)




One comment
  1. suri

    Januari 20, 2014 at 5:27 pm

    bangunan rumah sakit yang tampak megah dengan KORuPSI YANG SUPER WAH!!!

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan