Sambut Investasi, Pemkab Diminta Bantu Siapkan Tenaga Terampil

Sabtu, 14 April 2018 | 18:31 WIB

Komisi A DPRD Kabupaten Rembang bersama DLH mengecek saluran air di lokasi pembangunan pabrik sepatu, baru-baru ini. (Foto: jawapos.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang diminta membantu masyarakat dalam menyiapkan tenaga terampil di tengah upaya menarik investasi dan kemudahan perizinan.

Akademisi dari STIE YPPI Rembang Syaiko Rosyidi mengatakan, Pemkab harus memperhatikan seluruh aspek. Sebab, salah satu tujuan menarik investasi adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan.

“Masuknya investasi seperti pabrik sepatu di Rembang perlu disambut dengan ketersediaan tenaga terampil oleh masyarakat lokal. Hal ini supaya manfaat investasi tidak justru ditangkap masyarakat luar daerah,” terangnya.

Syaiko menyebutkan, dengan waktu pendek karena pabrik sepatu direncanakan beroperasi pada 2020, Pemkab melalui dinas tenaga kerja, perlu membantu menyediakan tenaga spesifik yang dibutuhkan seperti tenaga jahit.

“Apalagi, mungkin baru masyarakat di wilayah perkotaan yang mendengar dan memiliki kesadaran menyikapi dampak investasi pabrik sepatu, sedangkan warga di daerah perdesaan cenderung belum berpikir sama,” katanya.

Ia yang juga merupakan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Rembang ini menerima informasi kebutuhan pekerja pabrik sepatu mencapai 20.000 orang. Jika tidak disiapkan, menurut Syaiko, masyarakat akan menjadi penonton saja.

Sebelumnya, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan keinginannya agar layanan perizinan tidak bertele-tele dan menyita waktu lama. Bupati meminta dinas terkait, meluncurkan layanan perizinan secara online.

Hafidz juga meminta kepada pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja untuk membekali para calon tenaga kerja dengan keterampilan, termasuk penguasaan bahasa asing bagi calon TKI.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan