Ditinggal Kerja, Rumah Warga Sidorejo Ludes Terbakar

Monday, 5 May 2014 | 16:43 WIB
Satu unit rumah berikut isinya milik keluarga Fatoni warga Desa Sidorejo Kecamatan Sedan ludes terbakar, Senin (5/5) siang.

Satu unit rumah berikut isinya milik keluarga Fatoni warga Desa Sidorejo Kecamatan Sedan ludes terbakar, Senin (5/5) siang. (Foto:Citizen)

SEDAN, MataAirRadio.net – Satu unit rumah berikut isinya milik keluarga Fatoni warga Desa Sidorejo Kecamatan Sedan ludes terbakar, Senin (5/5) siang. Saat kejadian, Fatoni sedang bekerja sebagai kuli bangunan, sedangkan istrinya juga tengah di sawah.

Lokasi rumah korban yang terbakar berada di tepi ruas Jalan Karas-Sedan, sehingga membuat macet arus lalu-lintas di jalur itu. Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Abdul Munim, salah satu warga di lokasi kejadian mengatakan, rumah korban ludes terbakar total.

Di dalam rumah, di antaranya terdapat sepeda ontel dan perabotan elektronik. Menurut warga, kerugian ditaksir hingga Rp112 juta. Sebab, bangunan rumah terbuat dari kayu jati kuno. Warga sempat turun tangan membantu pemadaman karena pemadam telat datang.

Petugas polisi yang berada di lokasi kebakaran, Aiptu Karso Abdul Karim menyebut, api berkobar cepat dan meludeskan bangunan rumah yang memang terbuat dari kayu. Kesimpulan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan singkat arus listrik.

Terlepas dari penyebab dan nilai kerugian materi akibat kebakaran, Aiptu Karso yang mendampingi Kapolsek Sedan AKP I Made Hartawan juga menyebut, efektivitas pemadam kebakaran patut menjadi sorotan.

Pihaknya berharap, regu dan armada pemadam kebakaran dipecah alias tidak hanya mangkal di Kecamatan Rembang. Perlu ada satu lagi armada dan regu pemadam yang ditempatkan di wilayah Kecamatan Sedan untuk mengkaver penanganan kebakaran di Pamotan, Sale, Sedan, Kragan, dan Sarang.

Pihak regu pemadam kebakaran dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang juga berharap ada pembagian penempatan armada dan regu kebakaran. Sebab, begitu regu pemadam telat untuk sampai ke lokasi kebakaran, muncul penilaian mereka tak pecus bekerja.

Padahal dari Rembang ke Sedan misalnya, cukup jauh. Belum lagi, jalan di sepanjang jalur tersebut juga rusak, sehingga perjalanan memakan waktu lama. Hal itu pernah disampaikan kepada Pimpinan. Namun sejauh ini, belum ada respon dari pihak Pemkab Rembang. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan