Ditinggal Hantar Kerabat Lamaran, Rumah Sopir Ludes Terbakar

Jumat, 8 Agustus 2014 | 15:19 WIB
Rumah kayu milik Sumani, warga di Desa Wiroto Kecamatan Kaliori, ludes terbakar pada Jumat (8/8) sekitar jam sepuluh pagi. (Foto:Rif)

Rumah kayu milik Sumani, warga Desa Wiroto Kecamatan Kaliori, ludes terbakar pada Jumat (8/8) sekitar jam sepuluh pagi. (Foto:Rif)

KALIORI, MataAirRadio.net – Satu unit rumah kayu milik Sumani, warga di Desa Wiroto Kecamatan Kaliori, ludes terbakar pada Jumat (8/8) sekitar jam sepuluh pagi. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Sumani dan istrinya sedang mengantar kerabatnya lamaran perkawinan di Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Api diduga berasal dari ruang tengah. Warga memperkirakan amukan si jago merah dipicu oleh korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Tak ada satu pun barang berharga milik korban yang terselamatkan seperti TV hingga surat berharga.

Kepala Dusun Wiroto Sukiman membenarkan, seluruh anggota keluarga korban sedang tidak ada di rumah pada saat musibah kebakaran terjadi. Namun, pihaknya langsung mengabarkan kejadian tersebut kepada korban. Sumani yang seorang sopir ini pun langsung syok dan ditampung di rumah warga lain.

Sukiman memastikan, api diketahui warga sudah membesar, sehingga sulit dijinakkan. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan air seadanya, tapi tak banyak membantu. Sebagian warga yang lain juga kesulitan menghubungi regu pemadam, karena tidak memiliki nomor telepon mereka.

Setelah mendapatkan aksesnya, armada pemadam kebakaran yang dihubungi segera meluncur ke lokasi. Namun api yang berkobar besar, membuat rumah keburu ludes. Regu penjinak tinggal memadamkan sisa api yang masih membara di rumah korban.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Menurut Sukiman, penanganan oleh regu pemadam kebakaran tetap berarti penting bagi warga karena jarak rumah korban dengan rumah penduduk lainnya, sangat berdekatan. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai lebih dari Rp100 juta.

Kebakaran di Kabupaten Rembang mulai menebar ancaman bagi warga. Kamis (7/8) kemarin, lahan tebu seluas lima hektare di Kaliombo Kecamatan Sulang, juga ludes sekitar separuhnya. Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Rembang Muhammad Rokhim meminta kepada warga agar selalu waspada kebakaran, dengan cara mengecek instalasi listrik secara berkala dan tidak membuang api puntung rokok secara sembarangan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan