Rumah Bakul Sapi Ludes Terbakar Saat Gerimis

Selasa, 8 April 2014 | 20:14 WIB
Rumah milik seorang bakul sapi di RT 2 RW 2 Desa Jadi Kecamatan Sumber bernama Rukin, ludes terbakar saat sedang gerimis pada Selasa (8/4) siang.

Rumah milik seorang bakul sapi di RT 2 RW 2 Desa Jadi Kecamatan Sumber bernama Rukin, ludes terbakar saat sedang gerimis pada Selasa (8/4) siang.

SUMBER, MataAirRadio.net – Rumah milik seorang bakul sapi di RT 2 RW 2 Desa Jadi Kecamatan Sumber bernama Rukin, ludes terbakar saat sedang gerimis pada Selasa (8/4) siang. Ketika kejadian, Rukin diketahui belum pulang dari berdagang sapi di pasar. Istrinya pun sedang tidak mendiami rumah itu.

Kepala Desa Jadi Warsito menuturkan, rumah yang terbakar memang sudah dibiarkan kosong cukup lama. Dia juga memastikan bahwa rumah itu tidak difungsikan untuk menampung ternak sapi dagangan. Keluarga Rukin sendiri kini sudah bermukim di rumah yang lain dan berada di RT berbeda.

Dari informasi yang dihimpunnya, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Soal nilai kerugian, pihaknya tidak bisa menyebutkan pasti. Hanya saja, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Warsito menambahkan, warga sekitar rumah sebenarnya sudah berusaha membantu memadamkan api. Namun kobaran si jago merah secara cepat menghanguskan rumah berbahan kayu ini. Tim pemadam kebakaran yang kemudian datang, tidak mampu menyelamatkan rumah yang berada di tengah kampung itu.

Hujan memang tidak menjadi jaminan terbebas dari ancaman kebakaran. Para petugas pemadam kebakaran justru menganggap, kebakaran di musim hujan justru rentan, terutama yang dipicu oleh korsleting atau hubungan singkat arus listrik.

Sarpani, salah satu anggota tim pemadam kebakaran dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang mengatakan, percikan api akibat korsleting, bisa mengakibatkan kebakaran. Soal kerawanan ini, dia mengimbau warga agar tidak menumpuk banyak colokan ke kontak listrik. Sebab, jika penampang kabelnya tidak sebanding dengan besarnya arus, rawan terbakar oleh panas.

Kanit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Sumber Aiptu Taat Ujianto mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran sementara diduga akibat korsleting. Api cebat membesar diduga akibat adanya tumpukan jerami di dalam rumah. Dia membenarkan, rumah itu tidak lagi ditempati tinggal. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp90 juta. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan