Rumah Petani Terbakar Gara-gara Sisa Api Dapur

Sabtu, 21 November 2015 | 16:19 WIB
Petugas pemadam kebakaran masih menyemprotkan air, meski api sudah padam, guna memastikan tidak adanya lagi sisa titik api, pada sebuah kasus kebakaran di Desa Megulung Kecamatan Sumber, Sabtu (21/11/2015) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. (Foto: Pujianto)

Petugas pemadam kebakaran masih menyemprotkan air, meski api sudah padam, guna memastikan tidak adanya lagi sisa titik api, pada sebuah kasus kebakaran di Desa Megulung Kecamatan Sumber, Sabtu (21/11/2015) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. (Foto: Pujianto)

 

SUMBER, mataairradio.com – Rumah seorang petani di Desa Megulung Kecamatan Sumber terbakar, Sabtu (20/11/2015) pagi.

Diduga api berasal dari sisa aktivitas memasak di dapur yang menyulut tumpukan kayu dan jerami di dekatnya.

Saat kejadian, Kasmijan, sang pemilik rumah tidak sedang di kediaman. Ia sedang bekerja di tetangganya sebagai kuli bangunan, sedangkan istrinya bekerja sebagai buruh pabrik pengolahan ikan di Rembang.

Rumah yang berada di wilayah RT 5 RW 2 itu juga dalam keadaan terkunci.

Margono, warga yang tinggal persis di samping rumah korban mengaku panik setelah ada suara ibu-ibu berteriak kebakaran.

“Begitu saya keluar, api sudah berkobar,” katanya.

Beruntung, warga yang kebetulan sedang tongkrong di dekat warungnya segera sigap memadamkan api dengan air seadanya.

Kobaran api tidak sampai menghanguskan dua deret rumah Kasmijan. Hanya bagian atap dapur yang terbakar dan belum sampai menjalar ke ruang lain.

“Warga yang terpaksa mendobrak pintu rumah korban, segera mengeluarkan jerami dan kayu-kayu bakar, sehingga api bisa dikendalikan,” terang ia.

Regu pemadam kebakaran dari Pemkab Rembang yang sempat dihubungi, meluncur ke lokasi kejadian dan tiba ketika api sudah padam.

Namun air tetap disemprotkan karena dikhawatirkan ada sisa-sisa titik api. Warga yang sudah sempat buyar, kembali berduyun melihat aksi pemadam.

Kepala Desa Megulung Suhartono mengaku langsung datang ke lokasi, begitu mendapat laporan kebakaran dari warganya. Seketika ia pun kontak ke regu pemadam untuk melakukan pemadaman.

“Dari kasus ini, kami mengimbau warganya agar mematikan total api dapur sebelum ditinggal pergi. Soal korban kebakaran, kami akan upayakan bantuan,” terangnya.

Kanitreskrim Polsek Sumber Aiptu Suherman bersama tiga orang anggotanya tampak di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kemungkinan besar, kebakaran bukan akibat korsleting, melainkan api sisa aktivitas memasak di dapur yang meletik ke jerami dan terbakar,” ungkapnya.

Kerugian material akibat kebakaran itu sekitar dua juta rupiah. Kerugian timbul dari bagian atap bangunan dapur yang terbakar.

Polisi salut kepada warga yang meskipun sedang krisis air, tetap sigap mengendalikan kebakaran.

“Namun ke depan, kami imbau warga agar jerami tidak ditempatkan terlalu dekat dapur,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan