Puluhan Rumah di Bantaran Kali Pesantren Terancam Longsor

Senin, 1 Desember 2014 | 17:47 WIB
Salah satu bagian longsor di Kali Pesantren Desa Sedan Kecamatan Sedan. (Foto Pujianto)

Salah satu bagian longsor di Kali Pesantren Desa Sedan Kecamatan Sedan. (Foto Pujianto)

 

SEDAN, mataairradio.com – Tebing kali di wilayah Dusun Pesantren Desa Sedan Kecamatan Sedan yang longsor setahun lalu masih belum ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Rembang. Pada musim hujan kali ini, puluhan rumah di bantaran sungai itu menjadi rawan terjalar longsor.

Berdasarkan pantauan mataairradio.com, total ada sekitar 27 rumah yang terancam terjalar longsor. Tujuh rumah di sisi utara, sedangkan 20 rumah di sisi selatan sungai.

Sekitar setahun yang lalu, rumah salah seorang warga bernama Khomsatun terseret longsor. Farihah, salah seorang warga setempat menyebut kondisi rumah penduduk di bantaran Kali Pesantren rentan terjalar longsor.

“Setahun lalu, sebagian dari rumah Bu Khomsatun terseret. Warga masih merasa trauma bencana itu terjadi lagi di musim penghujan ini,” katanya pada Senin (1/12/2014).

Kepala Desa Sedan M Saikhu membenarkan adanya rumah warga di Dusun Pesantren yang terancam longsor. Menurutnya, jika turun hujan dan air kali meluap, beberapa titik hampir pasti tergerus.

“Titik longsor yang dulu dan belum ditangani sampai sekarang, rentan menggerus daerah sekitarnya. Jika ditotal ada sekitar 27 rumah warga di sisi selatan dan utara sungai yang rawan,” terangnya.

Pihaknya mendapat kabar longsor di bagian bantaran Kali Pesantren akan pada tahun 2015 mendatang. Syaiku menyebutkan, perbaikan dianggari Rp100 juta yang bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Saya dapat informasi, titik longsor akan dipasangi bronjong pada 2015. Soal kebenaran informasi itu, saya nggak tahu,” katanya tanpa menyebut sumber informasi yang didapatnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Suharso mengaku tidak menangani dampak longsor di Dusun Pesantren. Namun Suharso mengakui, BPBD pernah menerima laporan adanya longsor di daerah bantaran Kali Pesantren.

“Kalau longsor di wilayah sungai biasanya yang menangani adalah DPU. Dulu pernah dicek, tapi BPBD tidak menanganinya,” ujarnya singkat.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan