Ruko Depan Pasar Krikilan Terbakar Akibat Konsleting Listrik

Kamis, 28 November 2019 | 08:49 WIB

Sebuah rumah toko (ruko) milik Sunti warga Desa Krikilan Kecamatan Sumber yang berada di depan pasar Krikilan terbakar akibat konsleting listrik pada Kamis (28/11/2019) pagi. (Foto: mataairradio.com)

SUMBER, mataairradio.com – Sebuah rumah toko (ruko) milik Sunti warga Desa Krikilan Kecamatan Sumber yang berada di depan pasar Krikilan terbakar akibat konsleting listrik pada Kamis (28/11/2019) pagi sekira pukul 07.00 waktu setempat.

Minanurrohman anggota barisan relawan pemadam kebakaran (Balakar) Kecamatan Sumber yang kebetulan berada di lokasi menyatakan kejadian bermula dari konsleting listrik yang ada pada sakelar toko. Untungnya saat api mulai menyala ada beberapa orang yang mengetahuinya sehingga melakukan penyelamatan barang dan menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar).

Pihak Damkar sampai lokasi pukul 07.30 waktu setempat dan langsung melakukan pemadaman sekitar setengah jam atau selesai pukul 08.00 waktu setempat. Api berhasil membakar setengah dari Ruko tersebut yang menjual sembako. Kerugian yang diderita oleh korban diperkirakan sebesar Rp50 juta.

“Alhamdulillah tidak merembet kemana-mana Mas, karena sudah ketahuan saat api mulai membakar ruko tersebut,” ungkapnya.

Kepala Damkar pada Satpol PP Rembang Wiyoto menyatakan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menuju TKP dengan satu armada pemadam dan satu tangki air. Dirinya bersyukur api tidak merembet kemana-mana dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Wiyoto berulangkali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi kebakaran. Memasuki musim hujan potensi kebakaran yang sering terjadi karena konsleting listrik. Berbeda saat musim kemarau, potensi kebakaran terbesar adalah dari pembakaran sampah yang tidak ditunggu atau dari puntung rokok yang dibuang secara sembarangan.

Penulis : Mohamad Siroju Munir
Editor: Muhamad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan