Ruang Gerak Wisatawan Menyempit, Operasional ATV Kembali Dikeluhkan

Jumat, 22 Juni 2018 | 19:26 WIB

Suasa objek wisata Pantai Karangjahe pada Ahad (17/6/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Operasi motor ATV di objek wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang kembali dikeluhkan wisatawan.

Karena belum sepenuhnya dibatasi atau dilokalisasi kawasannya, maka sarana ATV ini membuat semrawut pantai yang ingin dinikmati pengunjung.

Apalagi selain ATV, ada juga kereta hias dan andong, sehingga rentan bertabrakan, termasuk dengan pejalan kaki. Terlebih, tidak semua wisatawan cakap mengoperasikan ATV.

Ari Setianto, salah seorang pengunjung mengaku berasal dari Semarang menyatakan khawatir tertabrak oleh pengunjung lain yang mengendarai ATV.

Ia menyarankan kepada pengelola agar menyediakan jalur khusus bagi masing-masing wahana untuk mengantisipasi kecelakaan.

“Seperti Pantai Parangtritis Yogyakarta yang menempatkan wahana andong jauh dari titik para wisatawan pejalan kaki,” katanya menyarankan.

Ia mengaku baru kali ini berkunjung ke Pantai Karangjahe setelah mengikuti pemberitaan di media.

Bayu Irawan, seorang pengunjung yang lain juga menilai, operasi motor ATV di Pantai Karangjahe semrawut dan membahayakan.

Ia pun mengaku terganggu oleh kondisi kesemrawutan ATV di objek wisata pantai kebanggaan Rembang itu.

“Terganggu sekali. Jadi semrawut dan membahayakan,” katanya.

Menurutnya, pihak pengelola perlu membuatkan arena tersendiri supaya antarwahana dapat berjalan secara teratur.

“Mestinya dibuatkan jalur tersendiri biar teratur baik,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola Pantai Karangjahe belum memberikan tanggapan mengenai keluhan pengunjung ini.

Hanya saja, pengelola pernah menyampaikan kepada media, zona ATV akan ditempatkan secara terpisah di sisi timur Pantai Karangjahe.

Kesemrawutan ATV di pantai ini sempat memicu insiden tabrakan dengan motor mini trail, hingga salah satunya mengalami retak tulang tangan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan