Rp40 Juta di Jok Motor Amblas Dijambret

Jumat, 9 Oktober 2015 | 19:14 WIB
Ilustrasi (Foto: ardiantoyugo.com)

Ilustrasi (Foto: ardiantoyugo.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Aksi penjambretan menimpa seorang perempuan, warga Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang, Jumat (9/10/2015) pagi kira-kira pukul 09.00 WIB.

Uang sebanyak Rp40 juta milik Ayu Widiarti (26), yang ditaruh di jok sepeda motor korban, raib dibawa pelaku.

Awalnya, Ayu yang berangkat dari rumahnya sekitar pukul 08.30 WIB, menuju ke BCA, Jalan Pemuda Rembang. Dia menarik tunai uang Rp40 juta di saldo rekening tabungannya.

Seusai menarik dana di tabungannya, korban menaruh uang di dalam jok sepeda motor jenis Honda Vario Techno, miliknya. Tetapi setelahnya, korban tak langsung pulang.

“Dari bank saya mampir beli pulsa. Baru setelah itu menuju Toko Lezat,” kata dia ketika diperiksa oleh polisi di SPKT Polres Rembang.

Di Toko Lezat, di bilangan Jalan Slamet Riyadi, Kompleks Pertokoan Mutiara Square, Ayu mengaku memarkir kendaraannya. Korban langsung masuk ke dalam toko untuk berbelanja.

“Saya kemudian diberitahu oleh salah seorang warga, bahwa katanya setelah motor saya parkir, di dekat sepeda motor saya, ada seorang pria. Warga mengira itu suami saya,” terangnya.

Namun begitu, korban mengecek sepeda motornya dan membuka jok, ternyata uang yang dibungkus plastik hitan dan ditaruh di dalamnya, sudah hilang.

“Kata warga, pelaku ada 2 orang. Mengendarai sepeda motor jenis (Honda) Vario Techno juga. Tapi warna putih hitam dan kabur ke arah utara, arah Pasar Rembang,” bebernya.

Sampai dengan Jumat (9/10/2015) petang, polisi masih mendalami kasus penjambretan tersebut. Meski menurut keterangan warga, dua orang pelaku tidak mengenakan helm, tetapi korban menyatakan tidak mengingat secara persis perawakan penjahat.

 
Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan