Robek, Isi Koper Jemaah Haji Rembang Hilang

Rabu, 7 Oktober 2015 | 18:23 WIB
Ilustrasi. (Foto: antarajateng.com)

Ilustrasi. (Foto: antarajateng.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pihak Penyelenggara Haji pada Kantor Kementerian Agama Rembang mengonfirmasi robeknya koper sejumlah jemaah haji yang telah tiba seluruhnya Selasa (6/10/2015) kemarin. Kemenag pun membenarkan ada jemaah yang kehilangan isi kopernya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kemenag Rembang Shalehudin menduga, koper jemaah haji yang robek karena ada simpanan barang terlarang.

“Diduga, petugas bandara di Jeddah merobeknya karena mesin pemindai x-ray mendeteksi air zam-zam di koper,” ungkapnya Rabu (7/10/2015) pagi.

Sewaktu di Debarkasi Haji Donohudan, Boyolali, Shalehudin menyatakan menerima koper jemaah, beberapa dalam kondisi sudah robek. Soal hilangnya isi koper selain zam-zam, dia mengaku tidak tahu.

“Isi koper hilang mungkin saja menempel di dekat zam-zam. Jadi ikut terkeluarkan dari koper,” tandasnya.

Atas robeknya koper dan hilang sebagian isinya, pihak penyelenggara haji dari Kantor Kemenag Rembang menyatakan tidak akan komplain kepada pihak debarkasi. Apalagi sampai protes ke pihak Arab Saudi.

“Sebab menyimpan zam-zam di koper merupakan perbuatan terlarang,” tegasnya.

Namun, meskipun tidak akan komplain atau protes, Shalehuddin berjanji membawa masalah ini dalam rapat koordinasi evaluasi haji yang akan digelar dalam waktu dekat di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah.

“Tetapi, robeknya koper antara lain terjadi karena perbuatan salah jemaah,” imbuhnya.

Secara resmi, menurutnya, belum ada jemaah haji yang melapor kepadanya. Tetapi dia menyatakan mendengar langsung adanya jemaah yang kopernya robek dan isinya hilang sebagian. Jumlah jemaah yang kopernya robek tidak bisa dia sebutkan.

“Barang lain yang hilang selain zam-zam, seperti jubah atau oleh-oleh dari Mekkah lainnya,” bebernya.

Jika merujuk pada data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, jemaah haji dari Embarkasi Solo menempati urutan kedua jumlah kober yang paling banyak dibongkar oleh tim pemeriksaan barang bagasi jemaah haji di Madinatul Hujjaj, Jeddah. Jumlahnya 738 koper.

Kepala Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah PPIH Arab Saudi Nurul Badruttamam kepada para pewarta menjelaskan, sampai saat ini, masih ada saja jemaah yang coba-coba membawa air zam-zam di koper mereka. Akibatnya, petugas pemeriksa berat dan isi koper membongkarnya.

Sementara itu, Rabu 7 Oktober ini, dua orang haji asal Rembang yang sempat tertinggal pulang, tiba di Tanah Air. Keduanya adalah suami-istri, Ngarpani dan Rusmi, jemaah haji asal Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori. Keduanya pulang bareng di Kloter 24 asal Bantul, Yogyakarta.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan