Rencana Pengadaan Bus Sekolah, Jangan Pepesan Kosong

Selasa, 17 April 2018 | 17:53 WIB

Siswa di wilayah Kecamatan Kragan naik kendaraan bak terbuka untuk sampai ke sekolah. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Rembang mengadakan bus sekolah pada 2019 diharapkan bukan pepesan kosong.

Warga di daerah pegunungan berharap agar rencana tersebut benar diwujudkan.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang Zaimul Umam menyebut rencana tersebut tepat.

Sebab, kadang ia miris bila melihat anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Kragan yang harus numpang truk untuk sampai ke sekolah.

“Menumpang kendaraan bak terbuka semacam itu mengancam keselamatan siswa,” katanya.

Mereka juga rentan datang terlambat, bila tidak segera mendapat tumpangan. Pemandangan semacam itu sering dilihatnya saat melintas di SMP Negeri 2 Kragan.

Sementara itu, meski mendukung rencana Pemkab mengadakan bus sekolah, Umam juga mewanti-wanti pemerintah agar menetapkan regulasi yang jelas. Hal itu agar tak terjadi pungutan liar dari bus sekolah.

“Sekolah bersama komite perlu mulai duduk bersama membicarakan langkah tepat menyikapi rencana pengadaan bus sekolah, supaya program ini tidak menjadi masalah baru,” tandasnya.

Sebelumnya, ketika Musrenbang tingkat kabupaten pada 29 Maret 2018, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan bahwa Pemerintah akan mengadakan bus sekolah pada 2019 dengan anggaran dua miliar rupiah.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Rembang AKP Ariakta Gagah Nugraha ikut mengapresiasi rencana pengadaan bus sekolah. Setidaknya agar siswa tidak lagi naik kendaraan bak terbuka yang dilarang mengangkut penumpang.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan