Rencana Pemindahan Pasar Rembang Ditolak Pedagang

Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:29 WIB

Muhtadi Ketua Ikatan Pedagang Pasar Rembang (IP2R) saat melakukan jajak pendapat dari para pendagang di Pasar Rembang, pada Rabu (10/10/2018) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 
REMBANG, mataairradio.com – Puluhan pedagang di Pasar Rembang yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Rembang (IP2R), pada Selasa (9/10/2018) sore berkumpul untuk membahas penolakan rencana pemindahan Pasar Rembang.

Muhtadi Ketua Ikatan Pedagang Pasar Rembang saat dimintai keterangan oleh mataair radio megatakan, dari hasil musyawarah pada Selasa kemarin, hari ini Rabu (10/10/2018) pagi pihaknya melakukan jajak pendapat pedagang.

Dari hasil jajak pendapat tersebut, nantinya akan dibawa untuk melakukan audiensi di dewan, sebagai bukti bahwa rencana pemindahan pasar tidak disetujui oleh mayoritas pedagang.

Ia menyebutkan, dari jumlah pedagang yang ada di Pasar Rembang, 90 persen diantaranya menolak pasar dipindah ke barat atau ke pasar hewan.

Menurutnya, para pedagang menolak pemindahan pasar atas dasar beberapa hal, diantaranya adalah dari segi keamanan dan lokasi.

Muhtadi menilai, rencana lokasi pemindahan pasar kurang strategis, sebab jauh dari jalan utama.

Selain itu juga dinilai kurang aman, hal itu terbukti ketika pembangunan Pasar Rembang pada tahun 1995.

“Saat itu para pedagang direlokasi sementara ke Pasar Hewan atau bakal lokasi pemindahan Pasar Rembang, di sana barang milik pedagang banyak yang dijarah,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rembang Muhammad Bisri Cholil Laquf, atau lebih akrab disapa Gus Gipul yang juga hadir dalam pembahasan tersebut mengungkapkan, pada intinya para pedagang menagih janji bupati.

Ia mengungkapkan, bahwa Hafidz pernah berjanji bahawa selama dirinya menjabat sebagai bupati, tidak akan memindah Pasar Rembang.

Sementara itu terkait menata wajah kota, menurut Gus Gipul tidak harus dengan memindahkan pasar.

Pihaknya, akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait penolakan pemindahan pasar, yakni dengan memfasilitasi para pedagang untuk melakukan audiensi bersama dengan Komisi B dan dinas terkait.

“Audiensi akan dilaksanakan sebelum pembahasan rencana relokasi pasar dibahas didalam komisi,” ujar Gus Gipul.

Sebelumnya, Bupati Rembang Abdul Hafidz berencana memindah Pasar Rembang dari lokasinya sekarang.

Pasar itu akan dipindah dari sebelah selatan bundaran di pangkal Jalan Pemuda, ke bekas pasar hewan atau sekitar 500 meter ke arah barat dari lokasi pasar yang sekarang.

Ia menilai, Lokasi Pasar Rembang saat ini tidak representatif, sehingga tidak ada alasan tidak memindahkannya.

Bahkan, Bupati sudah merencanakan anggaran Rp85 miliar untuk pembangunan pasar baru pada 2019.

Ditargetkan, awal 2020, seluruh pedagang sudah pindah ke pasar baru.

 
Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan