Rembang Waspadai Aksi Teroris Jelang Perayaan Natal

Selasa, 22 Desember 2015 | 15:44 WIB
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Rembang Komisaris Yohan Setiajid. (Foto: Pujianto)

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Rembang Komisaris Yohan Setiajid. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kepolisian Resor Rembang menyatakan mewaspadai aksi terorisme yang bisa saja terjadi menjelang perayaan Hari Raya Natal.

Kewaspadaan dilakukan antara lain dalam bentuk razia terhadap mobilitas kendaraan yang mengangkut orang di perbatasan.

Kabag Ops Polres Rembang Komisaris Yohan Setiajid, Selasa (22/12/2015) siang mengatakan, seluruh jajaran kepolisian di kabupaten ini melakukan antisipasi di tiga zona; barat, tengah, dan timur.

“Mereka melakukan operasi cipta kondisi terkait bom dan pengamanan,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan sudah melakukan razia terhadap peredaran minuman beralkohol tinggi atau miras dan pemeriksaan terhadap narapidana yang telah bebas dari penjara.

“Kami pun telah melakukan razia terhadap kendaraan di titik perbatasan, terutama yang berbatasan dengan wilayah Tuban-Jawa Timur,” jelasnya.

Kabag Ops juga mengatakan, pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru melibatkan 155 orang personel polisi. Tidak semuanya dari polres, tetapi juga berasal dari unsur polsek.

“Mereka akan fokus mengamankan 34 gereja di Kabupaten Rembang,” terangnya.

Menurut Komisaris Yohan, strelisasi terhadap jemaat dari barang terlarang akan dilakukan sebelum Misa Natal. Ada 9 gereja yang mendapat fokus pengamanan.

“Setiap pengunjung di 9 gereja akan diperiksa kekat dengan metal detektor,” tandasnya tanpa menyebut 9 gereja itu.

Sementara itu, untuk kepentingan pengamanan, polisi mendirikan pos pelayanan. Lokasinya di utara Alun-alun Rembang dan depan Kantor Bupati setempat.

Komisaris Yohan juga menyatakan menyiapkan titik jalur alternatif jika terjadi kemacetan, yakni di Pertigaan Pasar Pentungan dan So Klin.

Kasatlantas Polres Rembang Ajun Komisaris Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy menambahkan, potensi ketersendatan arus lalu lintas masih ada di jalan yang saat ini dibeton, yakni di ruas Pantura Soedirman hingga Tireman.

“Namun dua lajur pembetonan yang kini siap dilalui, tidak rentan macet, kecuali ada insiden serius,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan