Rembang Tolak Edaran Gubernur soal Lima Hari Sekolah

Kamis, 25 Juni 2015 | 19:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Rif)

Ilustrasi (Foto: Rif)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kabupaten Rembang menolak edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang kebijakan lima hari sekolah.

Hal itu terungkap dari pernyataan Bupati Rembang Abdul Hafidz di Lantai IV Gedung Setda, Kamis (25/6/2015) pagi.

Hafidz mengatakan, kebijakan Pemkab Rembang terkait pembelajaran di sekolah dalam satu minggu, tetap enam hari.

“Jika diubah menjadi lima hari sekolah, para guru akan keberatan, terutama yang di SMA/SMK,” katanya.

Dia juga menganggap para siswa akan menjadi pusing, karena lima hari sekolah akan membuat mereka pulang sore.

Tetapi keputusan soal lima hari untuk sekolah dalam satu minggu itu, masih sebatas pernyataan lisan Bupati saat menghadiri pertemuan yang digelar oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Rembang.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Rembang Mardi mengaku setuju jika pembelajaran di sekolah dilakukan dalam enam hari dalam satu minggu.

“Pertimbangannya cukup banyak, salah satunya untuk memberikan kesempatan bagi siswa mengenyam pendidikan diniyah,” terangnya.

Kesempatan untuk menimba ilmu keagamaan melalui madrasah diniyah bisa terhambat, jika sekolah formal berlangsung sampai sore. Para guru pun akan berat dalam mengajar, jika lima hari sekolah.

“Dari sisi daya penguasaan materi oleh anak-anak, justru akan lemah, ketika semakin panjang jam belajarnya,” katanya.

Menurut Mardi, keputusan agar sekolah tetap enam hari, perlu dikuatkan dengan peraturan bupati atau setidaknya surat keputusan bupati.

“Kami belum tahu kapan Perbup atau SK Bupati terkait enam hari sekolah, akan diterbitkan,” tandasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan seluruh sekolah di provinsi ini menerapkan waktu belajar lima hari sekolah dalam sepekan guna meningkatkan kualitas pertemuan dengan orang tua murid.

Menurut Ganjar, setiap orang tua harus memperhatikan kualitas pertemuan dengan anak-anaknya di luar jam sekolah sehingga komunikasi antarkeluarga dapat berjalan baik. Sejauh ini, baru Kabupaten Brebes dan Kendal yang siap menerapkan kebijakan lima hari sekolah mulai tahun ajaran baru nanti.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan