Rembang Rebut 5 Perak 3 Perunggu Tinju Amatir

Rabu, 2 Maret 2016 | 18:20 WIB
Para atlet dan ofisial tinju dari Kabupaten Rembang berpose bersama seusai merebut 5 medali perak dan 3 medali perunggu di ajang Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Jawa Tengah, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

Para atlet dan ofisial tinju dari Kabupaten Rembang berpose bersama seusai merebut 5 medali perak dan 3 medali perunggu di ajang Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Jawa Tengah, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – 8 petinju dari Kabupaten Rembang berhasil mempersembahkan 5 medali perak dan 3 medali perunggu di Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka se-Jawa Tengah yang digelar pada 23-28 Februari lalu di Semarang.

5 medali perak disumbangkan oleh Roikhana Zulfa Sanjaya pada Kelas 54 kilogram Elite Woman, Devi Rista Ningdiyanti Kelas 48 kilogram Youth Girls, Akhmd Masrur Kelas 48 kilogram Youth Boys, M Rifa’i Kelas 50 kilogram Junior, serta Aditya Tri Wibowo pada Kelas 44 kilogram Junior.

Sementara 3 medali perunggu diraih oleh Rita Wulansari pada Kelas 51 kilogram Elite Woman, Dwi Ani Retno Wulan Kelas 48 kilogram Youth Girls, dan M Yusuf Sobry Kelas 69 kilogram Youth Boys. Wakil Sekretaris KONI Rembang Syaiful Burhan menyebut prestasi ini menurun dari tahun lalu.

“Sebab, tahun kemarin, kita bisa dapat satu emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Dari hasil evaluasi kami, prestasi dari kejuaraan tinju kemarin itu turun,” katanya.

Menurut Burhan, menurunnya capaian prestasi petinju Rembang antara lain karena kurangnya persiapan dan minimnya sarana latihan. Ring tinju yang sedianya dibuat pada tahun lalu, akhirnya gagal terwujud karena anggaran dari Pemkab Rembang untuk KONI batal cair.

Secara gizi petinju, pihak KONI mengakui, tidak bisa membantu memenuhi. Pemenuhan gizi diserahkan pada masing-masing petinju. Kebanyakan yang bertanding pun merupakan atlet lama, meski ada beberapa yang merupakan atlet baru.

Namun Burhan menyatakan akan mengupayakan tersedianya sarana latihan berupa ring tinju pada tahun ini. Menurutnya, target sarana itu tidak boleh meleset lagi, mengingat para petinju mesti segera persiapan pemusatan latihan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2018.

“Tahun ini, ring tinju kami targetkan bisa tersedia, sekaligus untuk persiapan Porprov Jawa Tengah 2016,” tegasnya.

Sementara itu, disinggung mengenai bibit petinju, di Rembang menurut Burhan, tidak ada kendala. Para petinju banyak berasal dari kalangan siswa SMP dan SMA. Hanya memang kadang muncul masalah ketika petinju terlibat dalam sebuah kejuaraan, tetapi bentrok dengan ujian sekolah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan