Rembang Ecer Profil Pariwisata Kerek Kunjungan Turis

Sabtu, 31 Mei 2014 | 14:15 WIB
Buku profil pariwisata di Kabupaten Rembang. (Foto:Rif)

Buku profil pariwisata di Kabupaten Rembang. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Sekitar 1.500 eksemplar buku profil pariwisata di Kabupaten Rembang diecer ke berbagai kota di Indonesia. Buku setebal 74 halaman separuh kuarto ini juga dikirim ke berbagai instansi baik negeri maupun swasta di kabupaten ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Sunarto menjelaskan, pembagian buku profil ini ditempuh untuk mengerek tingkat kunjungan turis, baik domestik maupun mancanegara ke Kabupaten Rembang.

Buku ini memuat setidaknya 30 profil objek wisata di kabupaten ini, meliputi wisata alam, sejarah, religi, dan bahari. Menurut Sunarto, buku ini diharapkan pula bisa mendongkrak minat investor pariwisata.

Dia juga mempromosikan langsung buku profil pariwisata ini ke para pejabat pariwisata di Indonesia, misalnya saat di Riau belum lama ini. Ia menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan mampu turut menggeliatkan perekonomian di Rembang.

Buku profil ini juga memuat aneka kebudayaan di Kabupaten Rembang. Prestasi kaum muda Rembang di berbagai event kepemudaan juga turut dipampang. Aneka kuliner khas Rembang dan tradisi keagamaan serta budaya dipromosikan pula.

Sunarto juga mengatakan, Rembang bisa menjadi alternatif wisata sejarah lengkap. Mulai dari era megalitikum atau zaman batu besar hingga era Majapahit dan Belanda serta Jepang. Di sektor wisata religi pun, kekayaan budaya Islam di era Para Wali juga masih cukup kuat.

Sementara di sektor wisata bahari, di Rembang bisa ditemui situs temuan Perahu Kuno Punjulharjo. Temuan ini diklaim yang paling lengkap di Asia Tenggara. Namun sampai sekarang, pengembangan Museum Bahari Nasional yang mengoleksi situs tersebut, macet.

Namun untuk diketahui, sejak 2009 hingga 2013, Rembang hanya memotret data kunjungan wisatawan di lima objek wisata, yakni Taman Rekreasi Pantai Kartini, Museum Kartini, Makam Kartini, Wana Wisata Kartini, dan Hutan Wisata Sumber Semen.

2013 kemarin, jumlah kunjungan di lima objek wisata ini mencapai 2.344.724 orang. Meningkat 72,48 persen dari tahun 2012 yang 1.223.774 orang. Dari jumlah kunjungan itu, 50 persen di antaranya tidak terdata tidak membayar retribusi. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan