Rembang Pastikan Tidak Kirim Tim Bola Tangan Porprov

Tuesday, 24 January 2017 | 14:24 WIB

Logo KONI, dikutip dari laman antaranews.com

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang menyatakan tidak akan mengirim tim bola tangan, apabila cabang olahraga tersebut akhirnya jadi dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018.

“Kalau pun jadi dipertandingkan, kita nggak akan ikut. Rembang nggak ikutkan bola tangan. Di Rembang, olahraga bola tangan belum ada. Yang mau urus juga belum ada. Sekolah yang mengembangkannya pun masih belum ada,” kata Wakil Ketua KONI Rembang Syaiful Boerhan.

KONI Jateng akan menambah lima cabang olahraga, termasuk bola tangan, dalam Porprov di Tegal. Usulan tersebut langsung disambut positif oleh Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jawa Tengah, meski baru akan diputuskan pada RAT KONI Jateng 4 Februari mendatang.

Dihubungi oleh mataairradio.com, Selasa (24/1/2017), Boerhan mengatakan pula bahwa apabila dipaksakan membentuk cabang olahraga bola tangan, nasibnya dikhawatirkan sama dengan cabang judo dan paralayang yang kini nyaris tidak ada kegiatan karena pengurusnya kurang aktif.

“Kami khawatir kalau kita paksakan ada, nasibnya bakal seperti cabang judo dan paralayang yang kini nyaris tidak ada kegiatan. Bahkan tahun lalu jatah anggarannya kita kembalikan ke kas daerah karena nggak aktif,” bebernya.

Pada Porprov nanti, pihak KONI justru akan fokus pada cabang muay thai. Sebab, meskipun tidak setiap kabupaten memiliki cabang muay thai, tetapi secara teknik olahraga ini hampir sama dengan tinju dan wushu, sehingga satu atlet bisa dipakai untuk tiga cabang olahraga sekaligus.

“Kalau secara persiapan untuk Porprov 2018, secara efektif baru akan kita lakukan setelah Porkab tahun ini. Rencananya sih September bareng dengan Hari Olahraga Nasional. Dari Porkab kita akan bisa mengukur kemampuan untuk menyongsong Porprov di Tegal,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan