Rembang Kena El Nino Moderat, Kemarau Sampai Januari

Thursday, 4 June 2015 | 17:01 WIB
Ilustrasi (Foto:alphanza1.deviantart.com)

Ilustrasi (Foto:alphanza1.deviantart.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kabupaten Rembang diprediksi terkena badai El Nino moderat yang melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Salah satu dampaknya adalah musim kemarau yang akan berlangsung panjang, kemungkinan hingga Januari 2016.

“Badai El Nino yang bersamaan dengan musim angin timur, juga membawa dampak ancaman abrasi di daerah tepi pantai,” ungkap Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Suharso.

Masyarakat diminta waspada dan memperhatikan kondisi ketinggian gelombang. Paling tidak dengan berjaga-jaga, agar ketika terjadi sesuatu, bisa dengan cepat menyelamatkan diri dari ancaman musibah.

“BPBD akan mengabarkan prediksi El Nino ini ke setiap kecamatan agar diteruskan ke tiap desa,” ujarnya.

Suharso menambahkan, dengan kemarau yang panjang, masyarakat juga diharapkan agar bijak menggunakan air, dengan menjaga ketercukupannya sampai kemarau usai.

“Saat ini, embung dan sumber mata air di tingkat warga, masih tersedia cukup,” terangnya.

Tentang kerawanan bencana kebakaran, BPBD memberi sorotan terhadap aktivitas pembakaran sampah atau daun kering yang dilakukan masyarakat.

“Kami meminta agar warga menunggu proses pembakaran sampah sampai tuntas, atau paling tidak mengawasinya, guna mengantisipasi kemungkinan kebakaran,” harapnya.

Suharso menegaskan, Juni ini, Rembang sudah kemarau. Namun memang, karena suhu air di permukaan laut masih hangat, memungkinkan terjadinya uap air yang mendorong awan.

“Hujan masih akan turun sesekali, meski dengan intensitas yang sangat rendah,” bebernya.

Hingga Kamis (4/6/2015) ini, BPBD sedang mengencangkan koordinasi dengan perusahaan daerah air minum (PDAM). Intinya, memetakan kebutuhan air bersih, termasuk kemungkinannya untuk tetap menyuplaikan air embung ke lahan persawahan warga.

Suharso juga mengaku sedang terus mendata, daerah-daerah yang berkemungkinan terkena kekeringan serius akibat El Nino. Data-data itu ditargetkan masuk sebelum bulan Juli atau ketika puncak kemarau terjadi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan