Rembang Kehabisan Blanko e-KTP, Pelayanan Dihentikan

Sabtu, 30 Mei 2015 | 17:11 WIB
Salah satu alat perekam e-ktp. (Foto: /statik.tempo.co)

Salah satu alat perekam e-ktp. (Foto: /statik.tempo.co)

 
REMBANG, mataairradio.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang kehabisan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sehingga pelayanan cetak e-KTP dihentikan sementara mulai 1 Juni nanti.

Kepala Dindukcapil Rembang HM Daenuri mengungkapkan, 11.400 keping blanko e-KTP yang dikirim oleh Kementerian Dalam Negeri, sudah habis pada Sabtu (30/5/2015) ini.

“Pelayanan dihentikan sementara mulai 1 Juni sembari menunggu kiriman blanko dari Mendagri,” ungkapnya ketika dihubungi mataairradio.

Jika pemohon membutuhkan segera, pihaknya akan membuatkan surat keterangan yang disertai salinan gambar e-KTP sesuai dengan data yang direkam.

“Kami akan menyurati semua kantor dan instansi atau perbankan, agar memaklumi kondisi tersebut. Surat kami terbitkan per Senin (1/6/2015),” katanya.

Menurut Daenuri, kejadian kehabisan blanko e-KTP baru kali ini terjadi. Tetapi di Jawa Tengah, Rembang termasuk daerah yang kehabisan blanko paling belakang.

“Sebab, sebelumnya puluhan kabupaten lainnya di provinsi ini, sudah lebih dulu kehabisan stok,” terangnya.

Dari itungan Dindukcapil, di Rembang, warga yang belum mengantongi e-KTP sekitar 25.000 orang. Namun mereka umumnya sudah memiliki KTP yang reguler.

“KTP reguler berlaku mestinya hanya sampai 31 Desember 2014. Tetapi di aturan lain menyebut, berlaku sampai dengan yang bersangkutan memiliki e-KTP,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam kondisi blanko tersedia normal, Pemegang KTP reguler sebenarnya tinggal datang ke Dindukcapil dengan membawa KTP yang asli dan KK untuk diganti dengan e-KTP.

“Kami belum tahu, sampai kapan kekosongan blanko ini bisa teratasi,” tegasnya.

Pihak Dindukcapil Rembang mengaku mengajukan 50.000 keping blanko e-KTP ke Mendagri.

“Selain untuk mencukupi kekurangan cetak e-KTP bagi para pemegang KTP reguler, blanko itu kami perlukan sebagai persediaan untuk mereka yang melakukan perubahan dokumen dan pemohon baru,” imbuhnya.

Sejauh ini, Daenuri mengaku hanya mendapatkan kabar, Jawa Tengah segera mendapat 150.000 keping blanko e-KTP. Namun jumlah itu harus dibagi 35 kabupaten/kota.

“Kami pun tidak tahu, jumlah bagian yang akan diterima untuk Rembang. Kami hanya berharap, kiriman itu akan tiba dalam waktu dekat,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan