Rembang Jadi Pembuangan Motor “Bodong”

Jumat, 27 Mei 2016 | 15:01 WIB
Barang bukti sepeda motor yang diamankan dari belasan pelaku kejahatan saat digelar di Mapolres Rembang, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

Barang bukti sepeda motor yang diamankan dari belasan pelaku kejahatan saat digelar di Mapolres Rembang, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Wilayah Kabupaten Rembang disebut menjadi pembuangan sepeda motor “bodong” hasil kejahatan, sehingga perlu antisipasi agar tidak merangsang tindak pencurian di daerah lain.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengungkapkan, sepeda motor bodong yang masuk ke wilayah ini berasal dari berbagai daerah, terutama dari Provinsi Jawa Timur, tampak dari kendaraan berplat S.

Menurutnya, motor-motor yang diperoleh dengan cara ilegal ini banyak diminati oleh masyarakat di wilayah itu karena harganya murah, meskipun tidak dilengkapi surat-surat penting kendaraan.

“Ada kendala dalam menertibkan motor-motor bodong. Kendala pertama adalah sebagian masyarakat awam soal hukum. Mereka cari mudahnya saja. Yang penting motor dan bisa dinaiki. Soal surat-surat mereka anggap tak perlu,” ujarnya.

Kapolres yang baru sepekan menjabat di Rembang itu menyatakan akan melakukan penelusuran terhadap penadah dan pemain lain yang terkait peredaran motor bodong di kabupaten ini.

“Pelan-pelan kita telusuri. Kita akan amankan mereka yang terlibat. Ini memang menjadi PR kita. Tidak hanya di Rembang, kasus motor bodong ini juga sedang jadi perhatian di Pati, Blora, dan Grobogan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan