Rembang Ingin Rebut Lima Emas Wushu Kejurda

Rabu, 11 November 2015 | 18:01 WIB
Atlet wushu Rembang ketika menerima medali emas di ajang Kejurprov Jateng cabang wushu, baru-baru ini. (Foto: rembangdaily.com)

Atlet wushu Rembang ketika menerima medali emas di ajang Kejurprov Jateng cabang wushu, baru-baru ini. (Foto: rembangdaily.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kabupaten Rembang menargetkan merebut lima emas pada kejuaraan daerah atau Kejurda Wushu tingkat Jawa Tengah di Magelang dan Surakarta, 15 November mendatang.

Wakil Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rembang Syaiful Burhan, Rabu (11/11/2015) siang mengatakan, pihaknya mendaftarkan 25 atlet di Kejurda Wushu pada nomor Taolu dan Sanda.

“Pendaftaran sudah dilakukan 10 November kemarin setelah KONI bertemu PWSI Rembang,” ungkapnya kepada mataairradio.

Menurut Burhan, persiapan 25 atlet wushu terbilang sudah matang. Selama ini, mereka menjalani latihan secara terintegrasi di sekolah-sekolah.

“Latihan tersebut efektif karena berlangsung di bawah pengawasan pelatih,” terangnya.

Pihak KONI juga menyebut, prestasi terbaik atlet wushu dari Rembang, lumayan membanggakan. Di nomor Taolu dan Sanshou misalnya, Rembang hampir selalu mempersembahkan masing-masing satu emas.

“Target merebut lima medali emas di Kejurda nanti, realitis. Kejurda lalu kita dapat dua emas,” tegasnya

Sementara itu, di balik kesiapan PWSI Rembang mengirim 25 atlet terbaiknya di Kejurda Wushu Jawa Tengah, KONI Rembang ternyata masih pusing soal pendanaan.

“Sampai dengan Rabu (11/11/2015) ini, anggaran untuk akomodasi atlet, masih belum di tangan,” bebernya.

Ia mengaku sudah membahasnya di internal KONI Rembang. Namun, solusinya masih saja terbentur dengan APBD Perubahan 2015 Rembang yang belum bisa dicairkan.

“Pencairan tinggal menunggu waktu karena evaluasi APBD-P 2015 Rembang oleh Gubernur sudah beres. Tapi kami mesti siap-siap cari talangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan