Rembang Bebas dari Peredaran Daging Campur Babi

Selasa, 30 Juni 2015 | 20:14 WIB
Agus Iwan Haswanto ketika mengecek kelaikan daging sapi di salah satu pedagang di Pasar Rembang, Selasa (30/6/2015). (Foto: mataairradio.com)

Agus Iwan Haswanto ketika mengecek kelaikan daging sapi di salah satu pedagang di Pasar Rembang, Selasa (30/6/2015). (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kabupaten Rembang masih bebas dari peredaran daging sapi campur babi. Petugas Bidang Peternakan yang menyisirnya di Pasar Rembang dan Lasem, Selasa (30/6/2015) pagi, tidak menemukan daging semacam itu.

Selain daging sapi campur babi, tim yang dipimpin Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang Agus Iwan Haswanto juga tak menemui daging gelonggongan, daging bercacing hati, dan ayam tiren. Daging sapi dan ayam yang dijual pedagang di Rembang dan Lasem, aman konsumsi.

“Kita fokuskan di Pasar Rembang dan Lasem karena itu pasar yang terbesar. Ini sebenarnya inspeksi rutin saat Ramadhan. Selain itu juga karena sudah ada temuan daging campur babi yang diberitakan beredar di Grobogan. Makanya di sini kita cek,” terangnya.

Bidang Peternakan rencananya akan melanjutkan inspeksi serupa di Pasar Pamotan dan Kragan. Menurut Agus Iwan, inspeksi peredaran daging di pasaran perlu diketatkan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Agar tak tercemari daging campur babi dan sejenisnya, Agus berpesan kepada setiap pedagang agar tidak gampang menerima stok dari suplier baru. Selain itu juga agar mewaspadai harga murah yang ditawarkan penyetok. Untungnya, pedagang daging di Rembang sudah punya penyuplai langganan, jadi aman.

“Kita akan gencarkan di pasar lain sampai jelang Lebaran nanti. Alhamdulillah di Rembang masih aman,” tegasnya.

Sementara itu pada Selasa (30/6/2015) ini, harga daging masih stabil tinggi di kisaran Rp90.000 per kilogram. Sementara harga daging ayam potong stabil di kisaran Rp26.000 per kilogram. Harga ayam kampung pun masih cukup tinggi Rp70.000-Rp75.000 per kilogram.

Menurut catatan dari Bidang Peternakan, stok daging ayam dan sapi sepanjang Ramadhan ini dijamin aman. Jika pun terjadi lonjakan harga, itu tidak akan signifikan. Kenaikan diperkirakan terjadi pada H-10 Lebaran.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan