Rembang Bangkit Peduli Salurkan Alkes untuk Atasi Covid-19

Rabu, 30 Desember 2020 | 18:52 WIB

Ketua Yayasan Rembang Bangkit Peduli, Arif Bahtiar saat menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada pihak Madrasah Diniah (Madin) Jamiyaul Falahiyah, Desa Lambangan Wetan, Kecamatan Bulu, pada Rabu (30/12/2020) siang. (Foto: Wahyu Salvana)

 

REMBANG, mataairradio.com – Yayasan Rembang Bangkit Peduli menyalurkan bantuan berbagai jenis alat kesehatan atau alkes bagi pondok pesantren, madrasah diniah, dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

Ketua Yayasan Rembang Bangkit Peduli Arif Bahtiar menjelaskan, bantuan alkes tersebut merupakan wujud kepedulian pihak yayasan terhadap bencana pandemi global Covid-19 di Wilayah Kabupaten Rembang.

Ia menyebutkan, ada sebanyak tiga penerima bantuan, yakni Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Dholam Al-Islami di Dukuh Semambung Desa Wiroto-Kaliori, Madrasah Diniah (Madin) Jamiyaul Falahiyah, Desa Lambangan Wetan, Kecamatan Bulu, dan Ponpes serta TPQ Darut Tauhid di Desa Trembes-Gunem.

“Tadi (30/12/2020) kami menyalurkan bantuan berupa alkes untuk operasional penanganan Covid-19 di Ponpes, Madin, dan TPQ. Masing-masing menerima HZ (Hand Sanitizer) volume 100 mililiter sebanyak 300 biji dan Vitamin C 50 boks.

Kemudian masker kain 410 biji, tangki disinfektan lima unit, serta tablet disinfektan sebanyak lima paket,” jelasnya kepada reporter mataairradio.com pada Rabu (30/12/2020) sore.

Ia berharap, dengan bantuan berbagai jenis alkes tersebut dapat membantu pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Rembang.

Pihaknya mengajak semua kalangan masyarakat untuk bersatu-padu memutus mata-rantai penyebaran virus corona yang sedang tinggi di kabupaten ini.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama memerangi pandemi Covid-19 ini agar segera teratasi. Patuhi protokoler kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jangan berkerumun, dan menjaga jarak,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan