Remaja Rembang Wakili Indonesia di MHQ Internasional

Selasa, 17 April 2018 | 17:47 WIB

Durrotul Muqoffa (dua dari kanan berjilbab cokelat motif bunga) akan mewakili Indonesia pada MHQ Internasional di Iran, 19-27 April 2018. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang remaja berasal dari Desa Sedan Kecamatan Sedan Durrotul Muqoffa akan mewakili Indonesia dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) internasional di Iran pada 19-27 April mendatang.

Muqoffa merupakan satu-satunya delegasi perempuan karena tiga peserta lainnya adalah laki-laki. Ofa, sapaan akrab gadis kelahiran 6 November 1997, akan turun pada cabang lomba tahfidz Al Quran 30 juz.

Mahasiswi Universitas Wahid Hasyim Semarang menyatakan sudah melakukan persiapan sejak satu bulan lalu atau setelah ditunjuk oleh Menteri Agama pada 24 Februari 2018 untuk mengikuti MHQ di Iran.

Namun, putri dari pasangan Sulaiman dan Mundasah mengaku tidak melakukan persiapan secara khusus. Modalnya adalah dukungan sepenuhnya dari keluarga, serta doa dari segenap masyarakat Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Athoillah mengatakan, kesempatan yang diperoleh Muqoffa alias Ofa tidak semata keberuntungan karena melalui perjalanan yang panjang.

“Kami turut memintakan doa dari masyarakat Kabupaten Rembang dan Indonesia untuk Ofa. Ofa kebanggaan daerah dalam memberikan kontribusi secara nyata bagi Indonesia,” ujar Athoillah dalam keterangannya.

Senin (16/4/2018) kemarin, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah Farhani, Ofa berpamitan kepada Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko. Kakaknya, Zumrotul Luthfiyyah juga mendampingi.

Muqoffa yang kini menapaki usia 21 tahun tercatat pernah menjuarai Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Kalimantan Selatan pada 2011 dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Nusa Tenggara Barat pada 2016.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan