Remaja Embat Duit di SPBU Terekam CCTV

Thursday, 4 February 2016 | 14:52 WIB
Remaja yang mengembat duit recehan di atas laci pom bensin pada SPBU Tireman sempat mendongak seperti mencari ada atau tidak adanya CCTV sebelum beraksi, Kamis (4/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Remaja yang mengembat duit recehan di atas laci pom bensin pada SPBU Tireman sempat mendongak seperti mencari ada atau tidak adanya CCTV sebelum beraksi, Kamis (4/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang remaja mengembat duit recehan senilai Rp100 ribu yang ditaruh di atas laci pompa bensin di kawasan SPBU Tireman Kecamatan Rembang, Kamis (4/2/2016) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Aksi remaja ini terekam closed camera televisian (CCTV) yang dipasang di SPBU setempat.

Menurut Supervisor SPBU Tireman M Syafik kepada reporter mataairradio, remaja berkaos hitam dan bercelana pendek putih kumal ini datang ke pompa bensin sisi barat-utara dengan berboncengan pada sepeda motor jenis Honda Vario.

“Pengendaranya berhenti untuk mengisi bahan bakar,” bebernya.

Sementara remaja yang membonceng berjalan dan tampak duduk di kursi dekat laci yang di atasnya ada duit recehan itu.

Sejurus kemudian, remaja itu tampak mendongak ke atas seolah mencari ada atau tidaknya CCTV. Begitu operator lengah karena mengisikan bensin ke angkudes, duit dicuri.

Syafik menjelaskan, duit recehan senilai Rp100 ribu memang biasa ditaruh di atas laci pompa bensin. Tujuannya agar transisi pergantian sift berjalan lebih cepat.

“Saat kejadian, operator setempat memang sedang akan ganti sift dari malam ke pagi,” terangnya.

Dari keterangan petugasnya dan rekaman CCTV, remaja yang mengembat uang di atas laci tersebut adalah pelanggan di SPBU-nya.

Biasanya tiap 3 atau lima hari sekali, datang ke pom bensin sisi barat-utara itu untuk mengisi bahan bakar. Petugasnya pun mengaku mengenali remaja tersebut.

Pihak SPBU belum memutuskan untuk melaporkan atau tidak kejadian pencurian pagi itu, mengingat nilai kerugian yang kecil.

Petugas dan dirinya akan mencoba mendatangi tempat nongkrong dari remaja yang bersangkutan, untuk penyelesaian secara baik-baik dan kekeluargaan.

“Kita kedepankan penyelesaian secara baik-baik. Anak-anak tahu tempat nongkrongnya kok,” katanya.

Syafik menambahkan, sebelum kejadian pagi itu, beberapa waktu lampau, SPBU-nya juga pernah kecolongan satu kaleng oli.

Ketika itu, pelakunya terekam pula CCTV dan dikenali sebagai warga sekitar SPBU. Pihaknya pun memilih mendatangi perangkat desa setempat dan selesai secara damai.

Atas kejadian ini, pihak SPBU Tireman akan mengoreksi kebiasaan menaruh uang recehan di atas laci pompa bensin.

Ia berharap kejadian serupa tak lagi terulang di masa mendatang. Petugas keamanan SPBU juga akan diperintahkan untuk terus waspada terhadap gerak-gerik pengunjung.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan