Rekapitulasi Suara tingkat KPU Rembang Diwarnai Protes

Sabtu, 19 April 2014 | 17:21 WIB
Rekapitulasi perolehan suara secara manual dari Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Rembang pada Sabtu (19/4) pagi. (Foto:Pujianto)

Rekapitulasi perolehan suara secara manual dari Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Rembang pada Sabtu (19/4) pagi. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Rekapitulasi perolehan suara secara manual dari Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Rembang pada Sabtu (19/4) pagi, sempat diwarnai protes akibat selisih suara caleg Partai Gerindra untuk DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Rekapitulasi pun sempat terhenti beberapa saat, sebelum kemudian bisa diselesaikan. Awalnya, dalam formulir model DA yang memuat hasil rekapitulasi suara dari tingkat kecamatan, tercantum perolehan caleg DPRD Provinsi dari Partai Gerindra atas nama Wiwin Winardi, tercatat hanya 61 suara di TPS 7 Desa Selopuro Kecamatan Lasem.

Padahal, pihak saksi partai mencatat perolehan suara caleg tersebut 161 suara. Ketua PPK Lasem Bambang Muryanto menjelaskan, dasar penghitungan suara di tingkat kecamatan adalah formulir model D dari PPS yang menyebut 61 suara.

Saat rekap di tingkat PPS dan PPK, saksi partai tidak ada komplain. Lembar keberatan saksi juga bersih dari catatan. Namun, setelah pleno hasil rekap suara tingkat kecamatan selesai, selang sehari kemudian ada protes dari pihak saksi partai. Namun hasil rekap sudah terlanjur dikirim ke KPU Kabupaten Rembang.

Lantaran ada aksi protes, maka dilakukan klarifikasi hasil penghitungan suara. Di hadapan semua partai politik peserta pemilu di Kabupaten Rembang, dibuka formulir model DA dari PPK, formulir model D dari PPS, dan formulir C-1 dari TPS.

Demi kevalidan data hasil perolehan suara, dibuka pula C-1 plano rekapitulasi suara di tingkat TPS. Dari pengecekan itu, terungkap bahwa memang, perolehan suara yang benar untuk Wiwin Winardi adalah 161 bukan 61.

Setelah klarifikasi dianggap tuntas, penghitungan suara dilanjutkan. Ketua PPK Lasem Bambang Muryanto menegaskan, aksi protes itu telah diperkirakan sebelumnya karena sebelumnya ada komplain dari pihak saksi. Dia juga telah menyiapkan formulir C-1 plano.

Sementara itu, hingga Sabtu (19/4) sore, rekapitulasi suara tingkat KPU Kabupaten Rembang, belum selesai karena baru rampung di tiga kecamatan. Namun perolehan kursi DPRD diyakini tidak berubah dari estimasi yang dicuatkan lintas partai sebelumnya.

10 kursi PPP, 8 kursi Demokrat, 6 kursi PKB, PDIP dan Gerindra masing-masing 5 kursi, Partai Nasdem dan Golkar masing-masing 3 kursi, Partai Hanura dan PAN masing-masing dua kursi, dan PKS satu kursi.

Dari 45 kursi DPRD Rembang, 23 di antaranya akan diisi oleh wajah lama atau legislator petahana. Sedangkan sisanya merupakan wajah baru dan mayoritas belum banyak pengalaman di partai politik. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan