Rekapitulasi Selesai, Ganjar-Yasin Unggul di Rembang

Kamis, 5 Juli 2018 | 19:50 WIB

Rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang oleh KPU setempat, Kamis (5/7/2018). (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten Rembang untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan pada Kamis (5/7/2018).

Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin meraih 215.060 suara, sedangkan Sudirman Said-Ida Fauziyah 87.803 suara.

Rekapitulasi ini digelar oleh KPU Kabupaten Rembang di Pendapa Museum Kartini.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang M Salam menyebutkan, jumlah suara sah sebanyak 302.863 suara dan suara tidak sah 11.071 suara.

Dengan jumlah DPT 475.730, maka tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub Jawa Tengah 2018 di Kabupaten Rembang mencapai 65,98 persen.

“Alhamdulillah rekapitulasi lancar,” katanya.

Setelah di tingkat kabupaten, rekapitulasi akan dilanjutkan di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 7-8 Juli 2018.

Salam menyatakan, meski rekapitulasi berjalan lancar, namun ada beberapa kejadian khusus yang tercatat seperti keberatan saksi dan rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu.

“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian karena pengamanan selama tahapan Pilgub berjalan maksimal, sehingga lancar,” tegasnya.

KPU mengundang penyelenggara teknis di tingkat kecamatan; PPK, dan saksi dari masing-masing pasangan calon, serta pengawas Pemilu dan Forkompimda pada rekapitulasi ini.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso menyatakan bersyukur Pilgub berjalan secara aman dan damai.

Ia juga menyatakan menyiagakan 100 personelnya untuk pengamanan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan