Pasarbanggi-Kiringan Rawan Kecelakaan Dipicu Kerikil Lepas

Rabu, 1 Januari 2014 | 21:49 WIB
Kerikil lepas di jalanan Pantura, utara Alun-Alun Kota Rembang, Rabu (1 1) pagi.

Kerikil lepas di jalanan Pantura, utara Alun-Alun Kota Rembang, Rabu (1 1) pagi.

LASEM, MataAirRadio.net – Guyuran hujan pada malam Tahun Baru 2014 mengakibatkan jalan di Jalur Pantura Rembang kembali berlubang dan berserakan kerikil lepas. Pemandangan demikian setidaknya dijumpai pada Jalur Pantura wilayah Desa Pasarbanggi hingga Kiringan.

Bahkan ada deretan jalan berlubang cukup panjang disertai kerikil lepas di depan hingga sebelah barat SPBU Kiringan pada bagian selatan. Meski rawan mencelakakan pengguna jalan, namun rambu agar pelalu lintas berhati-hati, belum terpasang pada Rabu (1/1) pagi.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rembang Iptu Roy Irawan berjanji segera memasang rambu peringatan di lokasi deretan jalan berlubang disertai kerikil lepas. Selain rambu, polisi juga menggelar patroli kerawanan kecelakaan akibat kondisi jalan yang demikian. Dia meminta pengendara atau pengemudi agar mengendalikan laju kendaraan ketika melintas di Jalur Pantura setempat.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono mengaku sudah mengontak Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, terkait jalan berlubang dan kerikil lepas.

Dia juga mengatakan, banyaknya jalan berlubang salah satunya karena pengaruh intensitas curah hujan. Pihaknya sudah membentuk satuan tugas pemantau kerusakan jalan baik di Jalur Pantura maupun ruas kabupaten dan provinsi.

Sembari menunggu dilakukannya perbaikan, dia mengimbau pengguna jalan agar waspada. Sebab selain berlubang, pada sebagian ruas juga berlumpur sehingga licin. Disadarinya bahwa arus lalu lintas di sepanjang Pantura cukup padat, akhir-akhir ini.

Sutrisno, salah seorang pengguna jalan asal Sendangmulyo Kecamatan Sluke menilai, kerikil lepas dan jalan berlubang rawan mencelakakan pengendara, terutama bagi warga dari luar daerah yang tidak hafal medan. Dia berharap agar Pemerintah segera melakukan perbaikan. Meski belum lama ditambal, kerusakan jalan yang kembali terjadi, perlu segera diperbaiki. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan