Ratusan Siswa Lasem Salat Gaib untuk Korban Crane di Mekkah

Senin, 14 September 2015 | 16:38 WIB
Siswa di SD Avicenna Lasem, Senin (14/9/2015) pagi, menggelar salat gaib untuk korban yang meninggal dunia akibat crane jatuh di Mekkah, Arab Saudi. (Foto: mataairradio.com)

Siswa di SD Avicenna Lasem, Senin (14/9/2015) pagi, menggelar salat gaib untuk korban yang meninggal dunia akibat crane jatuh di Mekkah, Arab Saudi. (Foto: mataairradio.com)

 
LASEM, mataairradio.com – Ratusan siswa di SD Avicenna Lasem, Senin (14/9/2015) pagi, menggelar salat gaib untuk korban yang meninggal dunia akibat crane jatuh di Mekkah, Arab Saudi.

Kepala SD Avicenna Muhammad Suyuti mengatakan, salat gaib itu dilakukan secara spontan sebagai wujud kepedulian bagi para korban, terutama yang wafat di Tanah Suci.

“Sesama muslim dianjurkan saling membantu dan mendoakan jika ada tertimpa musibah,” terangnya kepada mataairradio.

Suyuti juga mengatakan, tahun ini, tidak ada satu pun orang tua atau wali siswanya, yang berangkat berhaji. Meski begitu, salat gaib merupakan panggilan hati sesama muslim.

“Selain itu juga untuk menanamkan jiwa kepedulian anak didik kami, sejak dini,” sambungnya.

Mereka yang mengikuti salat gaib itu, tidak hanya siswa, tetapi juga para guru. Jumlah jemaah salat gaib sekitar 230 orang, termasuk 20 orang guru.

“Agar tidak mengganggu jam belajar, salat gaib dilangsungkan pada jam istirahat pertama, sekitar pukul 09.30 WIB,” tandasnya.

Fina Afiq Zuhro, siswa Kelas IV di sekolah itu mengaku sudah dua kali ini mengikuti salat gaib yang digelar oleh pihak sekolah untuk korban bencana.

Dia pertama kali mengikuti salat gaib untuk para korban bencana tanah longsor di Banjarnegara Jawa Tengah.

Dia mengaku turut sedih atas musibah yang menimpa para calon haji, baik yang sampai meninggal dunia maupun yang luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. Fina berempati karena dia pun punya keluarga, dan berharap bisa berhaji.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan