Ratusan Siswa di Lasem Aksi Simpatik untuk Angeline

Jumat, 12 Juni 2015 | 18:43 WIB
Siswa-siswi SD Islam Terpadu Avicenna Lasem menggelar aksi simpatik untuk Angeline pada Jumat (12/6/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Siswa-siswi SD Islam Terpadu Avicenna Lasem menggelar aksi simpatik untuk Angeline pada Jumat (12/6/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

LASEM, mataairradio.com – Ratusan siswa-siswi SD Islam Terpadu Avicenna Lasem menggelar aksi simpatik pada Jumat (12/6/2015) pagi. Aksi dilakukan terkait kasus pembunuhan yang menimpa Angeline, gadis cilik berusia 8 tahun di Denpasar yang dinyatakan hilang, tetapi kemudian ditemukan tewas.

Shofi Ahmad Husnan, salah satu guru di sekolah itu mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk keprihatian atas peristiwa yang menimpa Angeline, agar tidak terulang lagi kepada anak-anak di Indonesia, pada masa mendatang.

“Di Rembang, tindak kekerasan terhadap anak mungkin tidak banyak, tetapi peristiwa yang menimpa Angeline perlu disikapi oleh para orang tua agar lebih peka,” katanya.

Aksi tersebut diharapkan menambah rasa sayang para orang tua kepada anak-anak mereka.

Menurut Shofi, aksi simpatik yang berlangsung satu jam sejak sekitar pukul 07.30 WIB, dilakukan dengan membentangkan sejumlah poster bertemakan anti-kekerasan terhadap anak. Para siswa juga membentangkan gambar Angeline.

Salah seorang siswa yang ikut dalam aksi ini, menyampaikan keprihatinannya dan berharap kepada para orang tua untuk mampu menjaga serta melindungi anak- anaknya.

“Para orang tua juga disarankan agar tidak mudah memberi kepercayaan pada orang lain, sekalipun kerabat dekat,” bebernya.

Shofi menegaskan, pelaksanaan aksi simpatik tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, saat sekarang, sedang berlangsung masa remidial nilai yang dilakukan setelah kegiatan.

“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat untuk menyadarkan anak-anak tentang perlunya kasih sayang terhadap sesama,” tandasnya.

Angeline sebelumnya dinyatakan hilang sejak 16 Mei 2015. Saat itu, kakak angkat Angeline, Christina dan Ivon, mengumumkan hilangnya Angeline pada laman Facebook.

Hilangnya Angeline membetot perhatian banyak kalangan. Tetapi akhirnya Polisi menemukan kuburan Angeline setelah tiga kali melakukan pemeriksaan di rumah ibu angkatnya, Telly Margareth pada 10 Juni 2015. Saat ini, kasus pembunuhan Angeline sedang ditangani pihak kepolisian.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan