Ratusan Santri Leteh Ikuti Seminar Pendidikan

Jumat, 20 Desember 2019 | 16:38 WIB

Puluhan santri putri Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh-Rembang, saat mengikuti seminar pendidikan di aula pondok setempat, pada Jumat (20/12/2019) sore. (Foto: mataairadio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak seratusan santri Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh-Rembang mengikuti seminar pendidikan, pada Jumat (20/12/2019) sore, di aula pondok setempat.

Seminar yang bertema “Man Jadda Wajada” (siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan berhasil dalam berusaha) itu diadakan oleh pengurus pondok pesantren.

Evi Ghozaly yang merupakan seorang narasumber spesialis bidang pendidikan itu secara khusus dihadirkan untuk menularkan ilmunya kepada para santri Pondok Leteh.

M. Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) salah satu pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh-Rembang menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja pihaknya gelar untuk memberikan motivasi bagi para santri.

Dirinya berharap, dengan diadakannya kegiatan seminar pendidikan tersbut, seluruh santri dapat termotivasi sehingga selalu semangat dalam belajarnya.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan motivasi belajar kepada santri. Saya harap santri termotivasi dalam belajarnya,” ujar Gus Hanies kepada mataairradio.com.

Salah satu santri Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh-Rembang, Taqin mengatakan, pada dasarnya santri harus mau belajar. Menurutnya, percuma diadakan seminar berkali-kali kalau pengamalan daripada seminar tidak ada.

“Intinya santri harus mau belajar. Motivasi saja tidak cukup, kalau tidak dilakukan. Di santri itu sendiri mau tidaknya mereka belajar,” ujarnya.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan