Ratusan Pemuda Tanam Terumbu Karang di Pulau Gede

Monday, 17 July 2017 | 12:42 WIB

Aksi tanam karang di Pulau Gede oleh pemuda dari berbagai komunitas dan daerah dalam kegiatan bertajuk “Summer Camp&Explore Pulau Gede”, Ahad (16/7/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Ratusan pemuda dari berbagai daerah di Jawa Tengah terlibat dalam aksi penanaman terumbu karang di area tepi pantai Pulau Gede wilayah Perairan Kabupaten Rembang, Ahad (16/7/2017) pagi.

Selain berasal dari Kabupaten Rembang, para pemuda yang jumlahnya 194 orang itu juga berasal dari Semarang, Yogyakarta, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Grobogan, dan Tuban Jawa Timur dari berbagai komunitas pemuda.

Koordinator acara tersebut, Eka Aldi Kiswanto mengatakan penanaman terumbu karang itu dikemas dalam kegiatan bertajuk “Summer Camp & Explore Pulau Gede” dengan tema memberikan secercah harapan bagi maritim Nusantara.

“Selain kegiatan menanam terumbu karang, sebelumnya kami melakukan kemah di Pantai Pasir Putih di Dusun Wates Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori, sejak Sabtu (15/7/2017) kemarin,” kata Eka kepada mataairradio.com.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan guna membentuk karakter pemuda sehingga peduli terhadap lingkungannya, sekaligus guna menumbuhkan rasa cinta kepada Tanah Air dan wahana berbagi pengalaman antarpemuda.

Menurutnya, Kabupaten Rembang memiliki garis pantai sepanjang 63 kilometer serta memiliki potensi dan karakteristik wilayah pantai yang berbeda-beda. Hanya saja, ia menilai beberapa area pantai di daerah ini perlu dibenahi.

“Misalnya penyelamatan lingkungan, peningkatan pendapatan masyarakat bahari, dan tumbuhnya rasa kepedulian sosial pada masyarakatnya. Rembang memiliki cukup banyak pulau; potensi yang tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya.

Pihaknya berencana melanjutkan aksi serupa pada masa mendatang, antara lain dengan edukasi ekologi melalui transplantasi karang. Rencana tersebut muncul seiring kondisi banyak karang yang patah terkena ombak besar.

“Selain ecology education melalui transplantasi, aksi peduli lingkungan dengan gerakan bersih-bersih pulau perlu dilanjutkan, dalam upaya menapaki kejayaan bahari di masa depan,” pungkas dia.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan