Ratusan Ibu Bersihkan Pantai Karangjahe

Friday, 24 November 2017 | 14:37 WIB

Ratusan ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Rembang bergotong-royong membersihkan Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang, Jumat (24/11/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Ratusan ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Rembang bergotong-royong membersihkan Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang, Jumat (24/11/2017).

Setiap peserta membawa alat kebersihan, mulai dari sapu hingga tempat sampah.

Mereka memungut sampah di sepanjang pantai, kawasan bawah tegakan cemara, dan areal parkir.

Truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup juga diterjunkan guna mengangkut langsung sampah dari pantai tersebut.

Selain sebagai ajang promosi pariwisata, bakti sosial dalam rangka memeringati hari ulang tahun ke-18 organisasi itu, juga guna mendukung Pemerintah Kabupaten Rembang dalam upaya meraih penghargaan Adipura.

“Ibu-ibu saya ajak ke sini untuk berpartisipasi dan melihat dari dekat keadaan Karang Jahe yang saat ini sudah menjadi tempat pariwisata pantai di Kabupaten Rembang,” terang Ketua Dharma Wanita Persatuan Rembang Sri Mulatsih.

Menurut istri Sekda Rembang Subakti, kegiatan ini melibatkan pengurus dan anggota dari semua organisasi perangkat daerah, termasuk anggota Dharma Wanita Persatuan dari tingkat kecamatan.

Pengelola Pantai Karangjahe Ali Mustofa mengapresiasi kegiatan bakti lingkungan ibu-ibu Dharma Wanita di pantai setempat.

Ia mengakui, kesadaran pengunjung pantai untuk membuang sampah pada tempatnya, belum sepenuhnya.

“Sebenarnya sudah ada tim kebersihan sendiri. Para pedagang juga sudah banyak yang sadar. Tapi untuk pengunjung masih perlu didorong agar mau membuang sampah di tempat yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan