Ratusan Difabel Dipacu Perannya dalam Penanggulangan Bencana

Selasa, 3 Juli 2018 | 01:04 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat memberikan keterangan kepada awak media, seusai membuka acara lokakarya penanggulangan bencana di Pendapa Museum Kartini setempat, Senin (2/7/2018) pagi. (Foto : Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Ratusan difabel di Kabupaten Rembang mengikuti lokakarya penanggulangan bencana di Pendapa Museum Kartini setempat, Senin (2/7/2018) pagi.

Lokakarya terhadap 220 penyandang disabilitas ini diharapkan bisa meningkatkan peran mereka dalam penanggulangan bencana.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, kaum difabel penting mendapatkan lokakarya agar mereka turut aktif dalam isu kebencanaan.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap ada simpul di setiap desa untuk mewadahi kaum difabel.

“Tujuannya untuk mempermudah pelayanan kepada penyandang disabilitas di tiap desa,” tuturnya.

Selama ini, menurutnya, memang ada tenaga kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan (TKSK).

“Namun tugas mereka hanya mendata, sehingga tidak memiliki kewenangan untuk menyalurkan aspirasi para difabel kepada Pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, penyandang disabilitas yang mengikuti lokakarya mayoritas sudah dewasa.

Saat pemateri memberikan paparan, tampak ada seorang penerjemah bagi mereka yang menyandang tuna rungu-wicara.
Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan